Video yang menampilkan satu rumah di Jalan Pekong, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, terisolasi tembok beton viral di media sosial. Camat Medan Polonia Noor Alfi Pane mengaku sudah berusaha memediasi antara pemilik tanah dan warga yang tertutup tembok untuk mencari solusi.
"Sebuah tembok yang berdiri tepat di depan akses rumah warga di Jalan Pekong, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, menjadi perhatian warga sekitar. Penghuni rumah mengaku mengalami kesulitan keluar masuk untuk menjalankan aktivitas sehari-hari karena akses jalan disebut tertutup," tulis keterangan unggahan video seperti dilihat detikSumut, Jumat (8/5/2026).
Noor Alfi menyebut tembok beton yang menutupi rumah warganya dibangun oleh pemilik lahan yakni PT Anugrah Dirgantara Perkasa (ADP). Namun, Alfi menyebut, masih ada akses yang diberikan berupa pintu di samping rumah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kita dari Kecamatan Medan Polonia sudah ke lokasi dan kita sama-sama sudah melihat dari video yang sempat viral yang sepertinya merasa disekat karena pintunya ditembok oleh yang punya tanah yakni PT ADP. Menurut informasi dari video, bahwasanya keluarga Bapak dan Ibu yang buat video itu hanya bisa keluar melalui tangga. Tapi kami bersama tim mengecek bahwa ada pintu samping yang bisa dilalui," ujar Alfi.
Alfi mengatakan, pihaknya telah mencoba memediasi antara PT ADP dengan pemilik rumah. Namun, kata dia, pemilik rumah tidak berkenan untuk keluar menemui pihak kecamatan.
"Jadi kita di sini hari ini sudah dua kali hadir untuk berjumpa dengan bapak dan ibu yang membuat video untuk duduk bersama, bermaksud mengundang bersama dengan PT ADP untuk bisa dimusyawarahkan, dicari solusinya bagaimana," katanya.
Menurut Alfi, pemilik rumah sudah tinggal di lokasi tersebut selama kurang lebih 50 tahun. Kemudian, PT ADP melakukan pembebasan lahan dan memberi ganti rugi kepada puluhan pemilik rumah yang ada di sekitar lokasi.
"Rumah ini setahu saya tanah keluarga, jadi di dalamnya ada dua rumah. Dulunya bisa lewat ke depan, tapi menurut informasi ada permasalahan keluarga, jadi sudah ditutup oleh rumah yang di depan jalan ini. Jadi hanya bisa ke samping, pintu samping tadi yang sama-sama kita lihat. Tapi tetap pintu keluar samping ini pun keluarnya ke tanah PT ADP," ungkapnya.
Dari amatan detikSumut di lokasi, terdapat dua rumah yang dikelilingi tembok beton. Lokasinya berada di dalam kawasan lahan milik PT ADP yang dipasang papan informasi di depannya.
Berdasarkan keterangan Kepala Lingkungan setempat, akses utama rumah warga tersebut telah tertutup tembok beton. Namun, terdapat pintu kecil di samping yang bisa dilewati melalui lahan milik PT ADP.
Di sela-sela tembok beton, pemilik rumah membuat lubang kecil yang viral di media sosial.
Simak Video "Video Siswa SD di Sukabumi Terjang Lumpur-Protes Jalan Rusak"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)











































