Tanggal 8 Mei diperingati sebagai World Red Cross and Red Crescent Day atau Hari Palang Merah Internasional. Latar belakang peringatan itu tak lepas dari tokoh penting, Henry Dunant.
detikers lantas perlu tahu asal usul peringatan tersebut dan makna dari lambang yang menjadi identitas visualnya. Berikut detikSumut bagikan sejarah dan tema Hari Palang Merah Internasional 2026.
Sejarah Hari Palang Merah Internasional
Dilihat dari situs International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), diperingatinya momen Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia usai Perang Dunia Pertama terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
8 Mei diputuskan menjadi Hari Palang Merah Internasional melalui diskusi "Konferensi Internasional Palang Merah ke-14" karena Komite Palang Merah Internasional Henry Dunant lahir pada tanggal itu.
Perayaan Hari Palang Merah Internasional pertama kali pun dilakukan pada tahun 1948. Nama peringatannya berubah seiring waktu yang disebut Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia di 1984.
Peringatan tersebut menjadi kesempatan bagi jaringan relawan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah demi menegaskan lagi komitmen terhadap kemanusiaan dan merefleksikan prinsip-prinsip dasar yang ada.
Tema Hari Palang Merah Internasional 2026
Tema Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2026 adalah "Bersatu dalam Kemanusiaan" yang merupakan penghargaan untuk relawan dan staf yang mendampingi masyarakat ketika masa krisis.
Di dunia yang kian kompleks dan terpecah belah, belas kasih diubah menjadi tindakan, harapan, martabat, dan dukungan saat hal itu paling dibutuhkan. Hari itu merupakan penghormatan atas komitmen.
Momen tersebut sekaligus mengenang orang yang kehilangan nyawa ketika mengabdi pada sesama sebagai seruan untuk menjunjung tinggi dan melindungi aksi kemanusiaan di mana pun mereka berada.
3 Lambang Palang Merah Internasional
- Lambang Palang Merah, diadopsi berdasarkan Konvensi Jenewa asli tahun 1864. Desainnya merupakan kebalikan dari bendera Swiss, yang mengakui hubungan historis antara Swiss dan Konvensi Jenewa asli.
- Lambang Bulan Sabit Merah, dibuat akhir tahun 1800-an untuk menghindari konotasi keagamaan yang dianggap ada pada lambang Palang Merah di negara-negara tertentu. Lambang itu secara resmi diakui dalam Konvensi Jenewa yang diperbarui tahun 1929.
- Lambang Kristal Merah, ditetapkan tahun 2005 untuk meningkatkan perlindungan dalam situasi di mana lambang yang ada mungkin tidak dihormati karena sifatnya netral.
Itu dia sejarah dan tema Hari Palang Merah Internasional 2026. Selamat merayakannya, detikers!
(afb/afb)











































