Menko Zulhas Jelaskan Soal Status Manajer Kopdes dan Besaran Gajinya

Menko Zulhas Jelaskan Soal Status Manajer Kopdes dan Besaran Gajinya

Tim detikFinance - detikSumut
Senin, 04 Mei 2026 18:31 WIB
Menko Pangan Zulkifli Hasan
Menko Pangan Zulkifli Hasan (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikJogja)
Jakarta -

Pemerintah saat ini membuka rekrutmen besar-besaran untuk posisi Manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih serta pegawai di Kampung Nelayan Merah Putih. Total formasi yang disediakan mencapai 30.000 untuk manajer Kopdes dan 5.476 untuk pegawai di sektor Kampung Nelayan.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), menjelaskan bahwa peserta yang lolos seleksi akan terlebih dahulu diangkat sebagai pegawai BUMN di bawah PT Agrinas Nusantara selama dua tahun. Setelah masa tersebut berakhir, status mereka akan dialihkan menjadi petugas koperasi.

"Ya sementara dua tahun ya. Nanti setelah dua tahun akan menjadi petugas koperasi. Jadi dua tahun di Agrinas setelah itu akan menjadi petugas koperasi," ujarnya di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, dilansir detikFinance, Senin (4/5/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Terkait sistem penggajian, Zulhas menyebutkan bahwa skemanya mengikuti standar BUMN dan pembayaran akan dilakukan oleh PT Agrinas, meskipun detail sumber pendanaan masih akan dijelaskan lebih lanjut.

"Nanti itu kan karena Agrinas, tentu Agrinas Pangan yang akan membayar. Tapi uangnya dari mana tentu nanti skema berikutnya akan kita jelaskan," ujarnya.

ADVERTISEMENT

Antusiasme masyarakat terhadap lowongan ini sangat tinggi. Tercatat sebanyak 639.732 orang telah mendaftar. Dari jumlah tersebut, 487.819 pelamar sudah melengkapi administrasi, dan 483.648 di antaranya dinyatakan memenuhi syarat.

Saat ini, proses seleksi sudah memasuki tahap tes kompetensi yang berlangsung pada 3-12 Mei 2026 menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di 72 lokasi di seluruh Indonesia.

"Tes ini sudah terbukti. Jadi ini sudah terbukti saudara-saudara. PNS-PNS, calon PNS semua pakai ini, pakai CAT ya. Jadi tidak perlu diragukan karena semua ASN pun pakai sistem ini," ujarnya.

Tahap berikutnya adalah seleksi kompetensi tambahan yang mencakup tes mental ideologi serta pemeriksaan kesehatan pada 20-31 Mei 2026. Hasil akhir seleksi dijadwalkan diumumkan pada 7 Juni 2026.

Peserta yang lolos nantinya juga akan mengikuti pelatihan dasar komponen cadangan (Komcad) serta pelatihan manajerial dan kompetensi sesuai bidang masing-masing.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads