Waspada Korsleting Listrik di Rumah, Ini Tanda-tandanya

Waspada Korsleting Listrik di Rumah, Ini Tanda-tandanya

Danica Adhitiawarman - detikSumut
Minggu, 03 Mei 2026 19:30 WIB
Ilustrasi colokan listrik
Foto: Shutterstock
Jakarta -

Korsleting listrik atau arus pendek terjadi ketika aliran listrik melewati jalur yang tidak semestinya. Kondisi ini dapat memicu lonjakan arus yang besar dalam waktu singkat.

Korsleting sering kali terjadi tanpa disadari penghuni rumah. Hal ini membahayakan karena dapat memicu kebakaran. Namun, ada sejumlah tanda yang bisa dikenali sejak awal. Berikut penjelasannya dilansirdetikProperti dari Bright Choice Electrical.

Tanda-Tanda Korsleting Listrik

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut beberapa indikasi adanya korsleting listrik yang perlu diwaspadai:

1. Pemutus Sirkuit Sering Turun

Jika sekering atau pemutus sirkuit sering mati saat menggunakan alat listrik tertentu, hal ini bisa menandakan adanya korsleting atau gangguan pada arus listrik.

ADVERTISEMENT

2. Lampu Berkedip atau Muncul Percikan

Lampu yang berkedip, redup, atau muncul suara dengungan dari stopkontak bisa menjadi tanda kabel longgar atau isolasi yang sudah rusak. Jangan diabaikan ya.

3. Bau Hangus atau Terbakar

Aroma terbakar di sekitar sakelar atau stopkontak merupakan sinyal kuat adanya masalah listrik, apalagi jika disertai bekas hangus atau suara mendesis.

4. Muncul Suara Dengung

Bunyi tidak biasa dari stopkontak atau panel listrik bisa mengindikasikan adanya kerusakan pada instalasi. Langsung minta ahli listrik untuk mengeceknya.

5. Perangkat Tidak Berfungsi dan Steker Panas

Jika alat elektronik tiba-tiba tidak bekerja, atau steker terasa panas bahkan meleleh, itu bisa jadi akibat korsleting. Ini bahaya banget, harus segera diatasi.

Jika tanda-tanda tersebut muncul, segera matikan sumber listrik dan hubungi teknisi profesional. Sambil menunggu bantuan datang, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan.

Langkah yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Korsleting

1. Matikan Sirkuit yang Bermasalah

Segera nonaktifkan aliran listrik pada area yang terdampak untuk mencegah risiko lebih lanjut, seperti kebakaran.

2. Pastikan Area Tetap Kering

Jauhkan air dari sekitar sumber listrik dan singkirkan benda-benda yang berpotensi memperparah kondisi.

3. Hindari Memperbaiki Sendiri

Jangan mencoba membongkar atau memperbaiki instalasi listrik tanpa keahlian. Serahkan sepenuhnya pada teknisi berpengalaman.

4. Beri Tahu Penghuni Lain

Informasikan kepada anggota rumah bahwa ada bagian listrik yang tidak aman digunakan agar terhindar dari bahaya.

Dengan mengenali tanda-tandanya sejak dini dan mengambil langkah yang tepat, risiko akibat korsleting listrik bisa diminimalkan.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads