Tragis! Turis Ini Tewas Digigit Ular Saat Nonton Pertunjukan di Mesir

Tragis! Turis Ini Tewas Digigit Ular Saat Nonton Pertunjukan di Mesir

Bonauli - detikSumut
Rabu, 29 Apr 2026 14:45 WIB
Ilustrasi ular kobra
Foto: Unsplash/Nivedh P
Jakarta -

Seorang turis asal Jerman mengakhiri liburannya dengan duka. Dia meninggal saat berada di sebuah pertunjukan ular di Mesir.

Pria berusia 57 tahun itu liburan ke Mesir pada awal April. Turis yang identitasnya tidak disebutkan tersebut menginap di hotel Hurghada dengan tujuan liburan pantai populer di Laut Merah.

Dia lalu mengisi salah satu aktivitasnya dengan menonton pertunjukan ular. Selama pertunjukan, pengunjung diizinkan untuk memegang reptil dan bahkan melilitkannya di leher mereka, seperti dikutip detikTravel dari The Guardian, Selasa (28/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tapi, seorang pawang ular dilaporkan membiarkan salah satu hewan, yang diduga adalah kobra, merayap ke kaki celana turis itu. Reptil tersebut lalu menggigit pria itu di dekat bagian atas kakinya.

ADVERTISEMENT

Petugas medis darurat berusaha untuk menyelamatkan pria itu sebelum membawanya ke rumah sakit, di mana ia kemudian meninggal. Korban berasal dari distrik UnterallgΓ€u di Bavaria dan sedang berlibur bersama dua kerabatnya.

Polisi dan jaksa Jerman sedang menyelidiki kematiannya dan menunggu hasil tes toksikologi. Pihak berwenang Mesir, ketika dihubungi, menyatakan mereka tidak mengetahui insiden tersebut.

Pertunjukan ular di Mesir merupakan sebuah atraksi memukau yang memadukan warisan mistis masa lalu dengan hiburan adrenalin bagi para wisatawan modern. Di tengah suasana yang sunyi namun tegang, seorang pawang biasanya akan berhadapan langsung dengan kobra Mesir yang tegak berdiri, menciptakan semacam "dialog" visual melalui gerakan tangan yang presisi untuk memikat perhatian sang reptil.

Keahlian ini bukan sekadar keberanian, melainkan bentuk penguasaan diri yang telah diwariskan turun-temurun, di mana setiap gerakan ritmis sang pawang seolah mengunci gerakan ular tersebut di depan penonton yang terpaku.

Meski kini kerap ditampilkan di hotel-hotel mewah dengan iringan musik atmosferik, pertunjukan ini tetap membawa esensi kuno tentang hubungan manusia dengan alam liar yang berbahaya, menjadikannya salah satu pengalaman budaya yang paling berkesan sekaligus mendebarkan di negeri piramida tersebut.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads