Belakangan ini viral di media sosial terkait pembasmian ikan sapu-sapu di berbagai wilayah Indonesia karena dianggap sebagai ikan yang invasif dan merusak ekosistem perairan.
Ikan sapu-sapu memiliki kemampuan berkembang biak yang cepat dan hampir tidak memiliki predator alami di perairan Indonesia. Selain itu, daging ikan sapu-sapu tidak layak untuk dikonsumsi. Tapi tahukah kamu jika selain ikan sapu-sapu masih terdapat jenis ikan lain yang juga dilarang di Indonesia? Yuk simak artikel ini sampai akhir
Daftar Ikan yang Dilarang di Indonesia
Dikutip dari akun resmi Instagram, Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan @ditjenpsdkp, berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) No. 19 Tahun 2020, terdapat 75 spesies ikan yang dilarang beredar di Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut daftar 75 spesies ikan tersebut:
1. Hydrocynus vittatus: Ikan Harimau Afrika (African Tigerfish)
2. Hydrocynus goliath: Ikan Harimau Goliat (Goliath Tigerfish)
3. Hoplias malabaricus: Ikan Serigala (Wolf Fish)
4. Asterophysus batrachus: Lele Bermulut Katak (Gulper Fish)
5. Parambassis alleni: Ikan Kaca Asia (Asiatic Glassfish)
6. Parambassis baculis: Ikan Kaca Himalaya (Himalayan Glassy Perchlet)
7. Parambassis bistigmata: Ikan Kaca Dua Titik (Two-spot Glassy Perchlet)
8. Parambassis confinis: Ikan Kaca Bening (Sepik Glassy Perchlet)
9. Parambassis dayi: Ikan Kaca Day (Day's Glassy Perchlet)
10. Parambassis gulliveri: Ikan Kaca Raksasa (Giant Glassfish)
11. Parambassis lala: Ikan Kaca Sirip Tinggi (High-fin Glassy Perchlet)
12. Parambassis pulcinella: Ikan Kaca Berpunuk (Humphead Glassy Perchlet)
13. Parambassis ranga: Ikan Kaca India (Indian Glassy Perchlet)
14. Parambassis serrata: Ikan Kaca Asia (Glassfish)
15. Parambassis thomassi: Ikan Kaca Barat (Western Glassy Perchlet)
16. Parambassis vollmeri: Ikan Kaca (Asiatic Glassfishes)
17. Parambassis waikhomi: Ikan Kaca (Waikhom's Glassfish)
18. Pseudambassis roberti: Ikan Kaca Indonesia (Indonesian Glassfish)
19. Arapaima gigas: Arapaima/Pirarucu (Giant Arapaima)
20. Arapaima leptosoma: Arapaima Ramping/Torpedo (Torpedo-shaped Arapaima)
21. Channa argus: Gabus Utara (Northern Snakehead)
22. Channa marulius: Gabus Besar (Great Snakehead)
23. Brachychalcinus branfordii: Tetra Sirip Panjang (Long-fin Tetra)
24. Amatitlania nigrofasciata: Ikan Zebra Cichlid (Convict Cichlid)
25. Amphilophus citrinellus: Ikan Lohan (Midas Cichlid)
26. Amphilophus labiatus: Ikan Lohan Merah (Red Devil)
27. Andinoacara rivulatus: Green Terror (Gold Saum)
28. Cichla ocellaris: Ikan Bass Merak (Peacock Bass)
29. Cichla piquiti: Azul/Azul Peacock Bass (Blue Peacock Bass)
30. Cichla melaniae: Lower Xingu Peacock Bass
31. Cichlasoma trimaculatum: Ikan Lohan (Three Spot Cichlid)
32. Mayaheros urophthalmus: Cichlid Maya/Mojarra Meksiko (Mayan Cichlid/Mexican Mojarra)
33. Cribroheros alfari: Cichlid Pastel (Pastel Cichlid)
34. Hemichromis elongatus: Ikan Golsom (Banded Jewel Cichlid)
35. Parachromis managuensis: Ikan Jaguar (Jaguar Guapote)
36. Pelmatolapia mariae: Tilapia Maria (Black Mango Cichlid)
37. Tilapia sparrmanii: Ikan Nila Bergaris (Banded Tilapia)
38. Coptodon zillii: Ikan Nila Perut Merah (Redbelly Tilapia)
39. Coptodon tholloni: Tilapia Thollon (Thollon's Tilapia)
40. Sarotherodon occidentalis: Tilapia Afrika Barat (West African Tilapia)
41. Misgurnus anguillicaudatus: Ikan Cuaca/Loach Kolam (Weather Loach/Pond Loach)
42. Hydrolycus armatus: Ikan Vampir (Vampire Fish/Payara)
43. Cyprinella lutrensis: Ikan Shiner Merah (Red Shiner)
44. Leuciscus idus: Golden Orfe
45. Tinca tinca: Ikan Dokter (Doctor Fish/Green Tench)
46. Esox americanus: Ikan Tombak Amerika (Redfin Pickerel)
47. Acanthogobius flavimanus: Ikan Gobi Sirip Kuning (Yellowfin Goby)
48. Neogobius melanostomus: Gobi Bulat (Round Goby)
49. Ameiurus nebulosus: Ikan Lele Kepala Coklat (Brown Bullhead)
50. Pylodictis olivaris: Lele Kepala Pipih (Flathead Catfish)
51. Lates niloticus: Kakap Nil (Nile Perch)
52. Micropterus salmoides: Ikan Bass Bermulut Besar (Black Bass)
53. Atractosteus spp.: Ikan Aligator (Alligator Gar)
54. Lepisosteus spp.: Ikan Aligator (Gar)
55. Megalops atlanticus: Tarpon Atlantik (Atlantic Tarpon)
56. Coreoperca kawamebari: Kakap Jepang (Japanese Perch)
57. Phalloceros caudimaculatus: Ikan Culaudo (Dusky Millions Fish)
58. Serrasalmus spp.: Ikan Piranha (Black Piranha)
59. Pygocentrus spp.: Ikan Piranha Merah (Red-bellied Piranha)
60. Pristobrycon striolatus: Piranha Perut Merah (Striolatus/Corocito)
61. Metynnis argenteus: Ikan Silver Dollar / Dolar Perak (Silver Dollar Fish)
62. Electrophorus electricus: Belut listrik (Electric Eel)
63. Colomesus psittacus: Ikan buntal (Banded Puffer)
64. Tetraodon spp.: Ikan buntal/balon (Puffer)
65. Paracanthopoma parva: Ikan penghisap darah (Pencil Catfish)
66. Plecostomus spp.: Ikan sapu-sapu (Suckermouth Catfish)
67. Perna perna: Kerang cokelat (Brown Mussel)
68. Vandellia spp.: Candiru
69. Charybdis japonica: Kepiting dayung Asia (Asian Paddle Crab)
70. Orconectes spp.: Udang karang (Crayfish)
71. Procambarus spp.: Udang karang merah / Louisiana crayfish
72. Pacifastacus leniusculus: Udang karang sinyal / Californian crayfish
73. Rhinella marina: Katak tebu (Cane Toad)
74. Osteopilus septentrionalis: Katak pohon Kuba (Cuban Tree Frog)
75. Charybdis japonica: Kepiting Dayung Asia (Asian Paddle Crab).
Nah itulah daftar ikan yang di dilarang peredarannya di negara Indonesia. Melalui postingan akun Instagramnya, Ditjen PSDKP mengimbau untuk menyerahkannya ke pada Pengawas Perikanan terdekat dan melaporkan ke pihak berwenang jika menemukan peredarannya.
Artikel ini ditulis oleh Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom.
(afb/afb)











































