Jejak Orang India di Kampung Madras Medan, Berawal dari Perdagangan

Nanda Marbun - detikSumut
Minggu, 26 Apr 2026 04:31 WIB
Foto: Kampung Madras alias Little India Medan. (Olivia/detikSumut)
Medan -

Kota Medan dikenal sebagai wilayah yang kaya akan keberagaman etnis dan budaya. Berbagai suku seperti Melayu, Jawa, Sunda, Batak, Tionghoa, Arab, hingga India hidup berdampingan dan membentuk wajah kota yang multikultural.

Di tengah keberagaman etnis yang hidup berdampingan di Medan, terdapat satu kawasan yang dikenal sebagai pusat permukiman masyarakat India, yakni Kampung Madras. Di kawasan ini, komunitas India seperti Tamil dan Sikh telah lama menetap dan menjadi bagian dari dinamika sosial kota.

Di balik keberagaman itu, seperti apa jejak orang India di Kampung Madras, Medan? Berikut ulasannya.

Dosen Sejarah Universitas Sumatera Utara, Kiki Maulana Affandi, menjelaskan bahwa keberagaman tersebut menjadikan Medan sebagai melting pot, tempat berbagai kebudayaan saling berbaur dan melahirkan kehidupan yang harmonis.

"Kota Medan dikenal dengan kota yang berpenduduk heterogen dan multikultural. Ragam sukubangsa hidup berdampingan di kota ini. Pertumbuhan Medan ini menjadi melting pot sehingga berbagai kebudayaan bercampur sehingga toleransi hidup dengan baik di kota ini. Salah satu bangsa yang menjadi ciri khas Kota Medan adalah India. Di Medan terdapat orang Tamil dan Orang Sikh yang sejak lama bermukim di Medan," ujarnya.

Jejak Awal dari Jalur Perdagangan

Ia mengatakan, hubungan antara orang India dengan wilayah Nusantara, termasuk Sumatera Utara, telah berlangsung sejak lama, bahkan sejak awal masehi melalui jalur perdagangan maritim di Selat Malaka.

"Berdasarkan sejarahnya, relasi dan kedatangan orang India ke Indonesia sudah berlangsung lama. Jejak dan bukti sejarah dimulai sejak awal pertama tahun masehi ketika adanya rute maritim pedagang India di Selat Malaka karena mencari rempah-rempah dan emas. Pada abad ke 7, relasi orang India juga terjadi dengan Kerajaan Sriwijaya di Palembang," jelasnya.

Hubungan ini kemudian meninggalkan jejak arkeologis yang masih dapat ditemukan hingga kini, salah satunya di kawasan Situs Kota Cina.

"Lebih lanjut, tinggalan India dengan wilayah Medan dapat terlihat dari temuan di Situs Kota Cina, Marelan. Temuan arca khas India Selatan di Situs Kota Cina membuktikan adanya relasi yang kuat antara Medan dan India Selatan. Jika menelusur asal-usul dan sejarah Kesultanan Deli juga tidak bisa dilepaskan dari Sultan Pertama Kesultanan Deli yaitu Gotjah Pahlawan yang merupakan Panglima Aceh keturunan India," katanya.



Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "

(astj/astj)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork