Gubsu Bobby Beri Waktu Seminggu untuk Pembebasan Lahan di Sungai Tapteng

Gubsu Bobby Beri Waktu Seminggu untuk Pembebasan Lahan di Sungai Tapteng

Nizar Aldi - detikSumut
Rabu, 15 Apr 2026 10:29 WIB
Gubsu Bobby Nasution marah-marah ke Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung saat meninjau sungai di Tapteng
Foto: Gubsu Bobby Nasution marah-marah ke Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung saat meninjau sungai di Tapteng (Dok. Diskominfo Sumut)
Medan -

Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengamuk ke Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung saat meninjau pembangunan tanggul dan sabo dam di sungai terkena bencana di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Bobby memberikan waktu seminggu untuk pembebasan lahan untuk pembangunan tanggul dan sabo dam itu.

"Saya minta kemarin seminggu, seminggu ini harus selesai pembebasan lahan itu, baik dengan mekanisme normal dan mekanisme bencana, ini kan abnormal semua ya, mekanisme bencana masih bisa kita gunakan," kata Bobby Nasution usai ziarah ke Taman Makam Pahlawan di Medan dalam rangka HUT Sumut ke-78, Rabu (15/4/2026).

Politikus Gerindra ini mengungkapkan banyak warga yang mengeluh soal bantuan setiap datang ke Tapteng. Dibandingkan dengan daerah lain, keluhan warga di Tapteng paling banyak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setiap datang ke Tapteng pasti masyarakatnya keluhannya belum dapat bantuan, sedangkan kalau kita ke daerah bencana lain seperti di Tapsel, di Taput, tetangganya saja Sibolga itu keluhan itu masih ada tapi tidak terlalu banyak, ini setiap titik yang kita datangin masyarakat kalau di Tapteng itu belum dapat bantuan," ungkapnya.

Bobby menjelaskan jika pihaknya sudah sering mengingatkan soal percepatan pendataan untuk penerimaan bantuan. Namun datanya belum rampung sehingga masyarakat tidak mendapat bantuan.

ADVERTISEMENT

"Sudah sering kita sampaikan tolong datanya dipercepat, karena fure hanya datanya bukan bantuan nggak ada, bantuan ada tapi datanya saja, baik dari tingkat paling bawah sampai dengan Pak Bupati nya, sudah diingatkan berkali-kali," jelasnya.

Puncak emosi Bobby saat meninjau penanganan sungai yang akan dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Tukka. Bobby kesal karena sudah sebulan pekerjaan itu berkontrak namun belum bisa dikerjakan.

"Kemarin yang membuat kita sedikit agak panas karena itu penanganan sungai, itukan kita minta fokuskan, itu dari Kementerian PU sudah berkontrak satu bulan yang lalu belum bisa kerja, bayangin. Jangan nanti Kepala Balai kita kena teguran dari Kementerian PU, itu kerjaan Kementerian PU bukan dari Pemprov," ujarnya.

Bobby yakin jika camat hingga kepala lingkungan (Kepling) nungguin warga, pasti pembebasan lahan dapat dilakukan. Namun karena warga belum dapat bantuan, Bobby menilai warga enggan soal pembebasan tanah karena belum dapat bantuan.

"Itu kita inginkan segera, sudah sebulan belum bisa ngapa-ngapain karena persoalan di lapangan, ya kita minta yang di lapanganlah Pak Camatnya, saya dulu pernah menjadi Wali Kota juga bagaimana kerja-kerja di lapangan kita tahulah, kalau camatnya nungguin, kepala desa nungguin, kepling nungguin pasti bisa jalan, ini sebulan nggak jalan-jalan, alasannya banyak sekali, masyarakat inilah masyarakat itulah, kenapa? Karena belum dapat bantuan tadi, jadi masyarakat merasa tanahnya mau diambil untuk pembangunan bantuan apa-apa belum dapat, jadi kita minta dan kita tegur keras itu," ucapnya.

Lebih lanjut, Bobby mengaku dapat keluhan dari warga soal air naik ke permukiman jika satu jam hujan mengguyur daerah itu. Bobby sendiri melihat langsung peristiwa itu.

"Kemarin kita cek ke sana belum nyampai setengah jam di titik sana sudah hujan deras, ini masyarakat ngaku sejam saja hujan sudah naik lagi airnya, kita saksikan sendiri, kemarin belum setengah jam hujan di sana jalan-jalan yang tadinya kami lewati kering, tergenangi lagi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, Gubsu Bobby Nasution marah-marah saat meninjau proyek tanggul sungai di Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapteng. Bobby terlihat marah ke pejabat yang diduga Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung.

Hal itu diketahui dari video yang diunggah di Instagram Pemprov Sumut yang dilihat, Selasa (14/4). Momen Bobby marah-marah itu saat meninjau sungai yang meluap saat banjir besar November 2025.

Bobby marah-marah saat hujan deras di lokasi itu, Senin (13/4). Bupati Tapteng Masinton Pasaribu terlihat berada di antara Bobby dengan Yan Munzir.

Ekspresi Bobby dan bahasa tubuh Bobby terlihat sangat marah kepada Yan Munzir. Yan Munzir juga terlihat beberapa kali mendebat perkataan Bobby.

"Ini udah jalan, saya kan nggak dapat perintah dari sini Pak," kata Yan Munzir Hutagalung dalam potongan video.

Bobby kemudian terlihat marah ke Yan Munzir soal warga yang akan teriak soal sungai ini. Bobby mengaku sudah memperjuangkan agar dapat puluhan triliun rupiah untuk penanganan pascabencana di Sumut.

"Dari awal masyarakat ke sini berapa orang, warga kau nanti yang teriak, bukan teriak ke kau aja. Orang perjuangin kalian sampai puluhan miliar, puluhan triliun, kau ngurus aja ini aja nggak bisa, orang perjuangin kau lho," sebut Bobby Nasution.

Tapteng disebut daerah paling lambat dalam proses pemulihan. Bobby meminta agar tidak merasa orang yang paling kerja.

"Kau daerah paling lambat lho, dimantion berkali-kali, bantuan ada nggak dapat, di Tapsel sana kau lihat, jangan sok paling kerja," tuturnya.



(niz/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads