Hingga kini, makam penyanyi kenamaan Vidi Aldiano di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, terpantau tidak pernah sepi dari kedatangan peziarah. Antusiasme masyarakat dan kerabat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada pelantun "Status Palsu" tersebut memicu respons positif dari pihak keluarga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, mereka yang datang mendoakan tidak hanya berasal dari kalangan keluarga, sahabat, maupun figur publik, tetapi juga para penggemar setia serta warga lokal. Vidi Aldiano diketahui mengembuskan napas terakhirnya pada 7 Maret 2026 lalu.
Menanggapi hal ini, ayah mendiang Vidi, Harry Kiss, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang masih meluangkan waktu untuk mengunjungi peristirahatan terakhir putranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya saya kira terima kasih buat rekan-rekan, buat para sahabat ya yang sampai hari ini masih mendoakan Vidi, masih setia berkunjung ziarah ke makam," ujar Harry Kiss saat ditemui di TPU Tanah Kusir, Jumat (10/4/2026) melansir detikHot.
Selain dukungan moral dari para pelayat, Harry mengungkapkan bahwa dirinya sering mendapatkan informasi mengenai situasi di makam melalui laporan dari penjaga makam setempat. Para penjaga kerap mengirimkan foto-foto para peziarah yang datang berkunjung.
Informasi tersebut diakui Harry sangat membantu pihak keluarga dalam memantau kondisi makam sekaligus mengetahui siapa saja yang masih menaruh perhatian besar pada sang putra.
"Ya itu membantu saya, karena dari situlah saya bisa tahu siapa saja yang datang," jawab Harry Kiss.
(afb/afb)











































