Umat Kristiani Rayakan Paskah dengan Sukacita di Katedral Medan

Umat Kristiani Rayakan Paskah dengan Sukacita di Katedral Medan

Juita Sinuhaji - detikSumut
Minggu, 05 Apr 2026 14:30 WIB
Suasana Paskah di Katedral Medan.
Suasana Paskah di Katedral Medan, Minggu (5/4/2026). (Foto: Juita Sinuhaji/detikSumut)
Medan -

Umat Kristiani di Gereja Katolik Santa Maria Dikandung Tanpa Noda atau Katedral Medan merayakan Hari Raya Paskah dengan sukacita. Perayaan Paskah dihadiri berbagai kalangan baik muda hingga tua.

Paskah adalah puncak dari perayaan iman Kristiani yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus setelah wafat di kayu salib. Paskah bukan sekadar mengenang peristiwa kebangkitan Yesus, tetapi momen istimewa untuk memperbarui iman dan komitmen hidup sebagai pengikut Kristus.

Pantauan tim detikSumut dilokasi, Minggu (5/4/2026), misa pukul 10.00 WIB dipimpin oleh Reverendus Dominus (RD) Jameslim Damanik. Terlihat umat melaksanakan misa dengan khidmat dan damai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Reverendus Dominus (RD) Jameslim Damanik, mengucapkan selamat Paskah untuk seluruh umat yang hadir. RD Jameslim juga mengatakan hari ini umat Kristiani memperingati kebangkitan Yesus Kristus.

"Selamat Paskah untuk kita semua, hari ini kita memperingati kebangkitan Tuhan. Tuhan telah bangkit, sungguh ia menunjukkan kebangkitanya melalui sabdanya," ucap RD Jameslim.

ADVERTISEMENT

RD Jameslim juga mengatakan, dalam sabda kebangkitan Yesus dilihat banyak orang. Dalam perayaan Paskah, ia mengatakan saksi kebangkitan Yesus adalah umat yang masih berziarah di dunia.

"Dalam sabda, kebangkitan Yesus dilihat banyak orang. Saksi kebangkitan Yesus adalah kita yang masih hidup. Marilah memperbaharui iman dan kepercayaan kita. Iman itu adalah karunia, Tuhan memberkati kita semua," tandasnya.

Sementara itu, salah satu umat, Rani mengatakan tahun ini ia bertolak lebih dalam mulai Rabu - abu dan berpuasa selama 40 hari. Kemudian dilanjutkan Pekan Suci, Tri Hari Suci hingga Paskah.

"Dari sejak Rabu-abu hingga Paskah, saya merasakan sukacita dan menghayati berpuasa, bertobat dan memperbaiki iman. Bagi saya, ini bukan sekedar perayaan tahunan tetapi momen merefleksikan diri," tambahnya.

Dengan terlaksananya Paskah, sebagai umat ia berharap agar imannya semakin bertumbuh atas kebangkitan Yesus Kristus yang telah wafat di salib. Ia berharap tahun depan dapat kembali merayakan Paskah.

"Semoga iman saya dan saudara-saudari semua semakin bertumbuh. Kiranya tahun depan bisa juga melaksanakan Prapaskah hingga Paskah," tandasnya.

Usai misa Paskah, para petugas di luar gereja (halaman) membagikan telur Paskah kepada setiap umat baik anak-anak, remaja, dewasa dan lansia.

Untuk diketahui, Gereja Katolik Santa Maria Dikandung Tanpa Noda atau kerap dikenal Katedral Medan berlokasi di jalan Pemuda, Kota Medan. Dalam perayaan Paskah, Katedral Medan melaksanakan misa Paskah sebanyak 4 sesi yakni, misa l pukul 08.00 WIB ( misa sekami), misa ll pukul 10.00 WIB, misa lll pukul 15.00 WIB dan misa lV pukul 17.00 WIB.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads