Tanda-tanda Kutu Busuk Bersarang di Kasur

Tanda-tanda Kutu Busuk Bersarang di Kasur

Sekar Aqillah Indraswari - detikSumut
Senin, 06 Apr 2026 03:00 WIB
Ilustrasi kutu busuk
Ilustrasi kutu busuk. (Foto: Getty Images/bymuratdeniz).
Jakarta -

Pada umumnya istilah kutu dipakai untuk menggambarkan hewan yang ada di rambut. Ternyata, nama yang sama juga mengarah pada hama yang kerap bersarang di kasur dan seprai.

Kutu busuk juga dapat mengganggu sama seperti kutu rambut. Mereka juga senang menggigit kulit manusia dan menyebabkan gatal.

Sayangnya kita jarang bisa melihat langsung kutu busuk. Hewan kecil itu senang bersarang di area gelap yang tak terpapar sinar matahari. Selain itu parasit ini juga menyukai area sumber makanannya, salah satunya yakni kasur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikutip detikProperti dari Rentokil, kutu busuk adalah serangga ektoparasit yang menghisap darah mamalia, termasuk manusia, sebagai sumber makanan. Ektoparasit atau parasit eksternal mengacu pada kecenderungan mereka hidup di luar tubuh inang.

Bentuk kutu busuk oval dan pipih dengan kaki tebal, serta tanpa sayap. Panjang kutu busuk dewasa sekitar 5 hingga 6 mm dan bakal bertambah menjadi 7 mm bila sudah meminum darah dari inang mereka.

ADVERTISEMENT

Kutu busuk termasuk hewan nokturnal sehingga aktif menggigit manusia pada malam hari. Umumnya, mereka menggigit manusia antara pukul 1 hingga 5 pagi. Efek gigitan kutu busuk biasanya baru bakal terasa di siang hari.

Tanda-Tanda Kasur Dihuni oleh Kutu Busuk

detikers tak perlu digigit terlebih dahulu untuk mengetahui kutu busuk sedang menyerang rumah, khususnya kasur tidur. Ada beberapa tanda keberadaan kutu busuk di kasur tidur. Apa saja? Berikut tanda-tanda keberadaan kutu busuk di kasur dikutip dari Sleep Foundation.

Tanda Ada Kutu Busuk di Kasur

Walaupun ukuran kecil, keberadaan kutu busuk di kasur tetap bisa dirasakan. Berikut tanda-tandanya.

1. Cangkang Kulit

Tanda pertama yaitu adanya cangkang kulit. Ini merupakan bagian dari badan kutu busuk. Warnanya transparan dan berlubang. Bila detikers menemukan di sepanjang jahitan kasur atau di sudut-sudut perabot, artinya kasurnya sedang dihuni oleh kutu busuk.

2. Telur Kutu Busuk

Bila keberadaan mereka sudah lama, kutu busuk bisa berkembang biak karena kasur yang di kamar merupakan tempat yang nyaman untuk jadi sarang. Telur kutu busuk berbentuk oval dan berwarna putih. Meskipun ukurannya kecil dan sulit dikenali daripada kutu busuk itu sendiri, cobalah cek area sudut-sudut kasurmu. Jangan sampai telur itu menetas dan menjadi kutu busuk.

3. Adanya Bekas Kotoran dan Darah

Tanda yang lebih jelas yaitu adanya bekas kotoran kutu busuk biasanya meninggalkan bintik-bintik hitam atau coklat di kasur. Hal tersebut menandakan adanya kutu busuk di kasurmu. Selain itu, noda darah berwarna merah dan berkarat juga merupakan tanda keberadaan kutu busuk di kasur.

4. Kasur Berbau Apak

Selanjutnya, bila kasur tercium bau apak bukan berarti karena jarang dibersihkan dan banyak debu saja. Hal itu bisa jadi penanda ada kutu busuk karena kasur yang berdebu merupakan tempat yang mereka sukai.

5. Bekas Gigitan di Kulit

Jika mereka sudah beraksi, biasanya pengguna kasur itu bakal menemukan merah-merah di tangan. Umumnya juga disertai gatal. Tapi, gatalnya masih bisa ditahan, tak akan sampai luka.

Cara Mencegah Kutu Busuk di Kasur

Nah, agar kasur detikers terhindar dari serangan kutu busuk, ada beberapa cara untuk mencegahnya. Melansir Sleep Foundation, berikut cara mencegah kutu busuk di kasur tidur.

  • Gunakan penutup kasur atau seprai untuk mencegah kutu busuk berkembang biak di kasur.
  • Sering-seringlah menyedot debu untuk menyingkirkan kutu busuk yang mungkin menyelinap ke dalam kasur.
  • Jaga rumahmu tetap rapi dan bersih agar kutu busuk tidak memiliki banyak tempat untuk bersembunyi.
  • Setelah bepergian, periksa koper untuk mencari kutu busuk dan segera cuci pakaian yang kamu kenakan.
  • Periksa dengan seksama setiap furnitur bekas apakah ada kutu busuk sebelum membelinya.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads