Menjelang akhir pekan, banyak orang memanfaatkan waktu untuk bepergian ke luar kota bersama keluarga selama beberapa hari. Saat rumah ditinggal, penting untuk memastikan kondisi barang elektronik seperti TV dan mesin cuci demi menghemat listrik serta mencegah risiko korsleting.
Lalu, bagaimana dengan kulkas? Mengingat alat ini biasanya menyala selama 24 jam untuk menjaga makanan dan minuman tetap segar.
Dilansir detikProperti dari House Digest, jika rumah hanya ditinggal selama beberapa hari, kulkas tidak perlu dicabut dari stop kontak. Namun, sebaiknya sisa makanan dan minuman dihabiskan terlebih dahulu agar tidak basi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbeda halnya jika rumah ditinggal dalam waktu cukup lama, sekitar 2-4 minggu. Dalam kondisi ini, kulkas boleh dimatikan dan dicabut untuk menghemat listrik. Meski begitu, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
Pertama, pastikan seluruh isi kulkas sudah dikeluarkan. Habiskan makanan yang masih layak bisa dikonsumsi, sedangkan yang sudah rusak sebaiknya dibuang. Jika dibiarkan di dalam kulkas yang mati, makanan dapat membusuk, memicu pertumbuhan bakteri, dan menimbulkan bau tidak sedap.
Selanjutnya, biarkan pintu kulkas sedikit terbuka. Tujuannya agar bagian dalam tidak lembap sehingga mencegah munculnya jamur dan lumut selama kulkas dalam keadaan mati.
Untuk mengatasi bau tidak sedap, Anda bisa menaruh soda kue di dalam kulkas. Cukup letakkan satu kotak di bagian rak untuk membantu menyerap bau. Membersihkan bagian dalam kulkas dengan cairan pembersih juga disarankan agar tetap higienis.
Jika kulkas memiliki freezer, sebaiknya bagian ini juga dimatikan terlebih dahulu. Cara ini dapat membantu menghemat listrik, mencegah penumpukan es yang bisa menyumbat saluran, serta menghindari potensi kebocoran air.
Dengan langkah-langkah tersebut, kulkas tetap aman meski rumah ditinggal dalam waktu tertentu. Semoga bermanfaat detikers.
Artikel ini telah terbit di detikProperti dengan judul: Pergi Liburan, Kulkas Harus Dicabut atau Tidak? Ini Penjelasan Lengkapnya |
(nkm/nkm)











































