Mobil Terjun ke Sungai di Pakpak Bharat, Pasutri Hilang

Mobil Terjun ke Sungai di Pakpak Bharat, Pasutri Hilang

Finta Rahyuni - detikSumut
Rabu, 01 Apr 2026 22:00 WIB
Mobil Terjun ke Sungai di Pakpak Bharat, Pasutri Hilang
Foto: Proses pencarian pasutri yang terjun ke sungai di Pakpak Bharat. (dok.Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan)
Pakpak Bharat -

Mobil Toyota Kijang Innova BK 1213 SP dilaporkan terjatuh ke jurang hingga masuk ke aliran Sungai Lae Kombih Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatera Utara (Sumut). Dalam insiden itu, pasangan suami istri (pasutri) yang berada di dalam mobil itu dilaporkan hilang.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika mengatakan peristiwa itu terjadi tepatnya di Desa Tanjung Mulia, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe, Senin (30/3/2026) sekira pukul 23.00 WIB. Mobil itu ditumpangi pasangan suami istri bernama Rudi Simanjuntak (40) dan Risma Tumangger (39), warga Subulussalam, Aceh.

"Kendaraan yang membawa dua orang penumpang diduga kehilangan kendali dan terjun ke jurang yang berada di sekitar aliran sungai," kata Hery, Rabu (1/4)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah kejadian, pihak keluarga yang menerima informasi kejadian itu melaporkannya ke BPBD Pakpak Bharat hingga diteruskan ke Basarnas. Hery mengatakan informasi itu diterima pihaknya dari BPBD pada Selasa (31/3).

ADVERTISEMENT

Usai menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan pencarian. Hery menjelaskan bahwa tim pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).

Untuk SRU 1, bertugas melakukan pencarian menggunakan drone thermal dengan jangkauan hingga 5 kilometer, menyisir area dari lokasi kejadian hingga ke arah Air Terjun Kedabuhen, wilayah Subulussalam, Aceh.

Sementara tim SRU 2 melakukan pencarian darat dengan menyisir sepanjang aliran sungai sejauh sekitar 1 kilometer ke arah hilir, serta pemasangan jaring di sekitar area kejadian.

"Kami telah mengerahkan tim rescue lengkap dengan peralatan SAR, termasuk drone thermal dan peralatan water rescue. Operasi ini dilakukan secara terpadu bersama unsur SAR gabungan dengan fokus utama pada keselamatan dan efektivitas pencarian. Namun, hingga akhir pencarian hari kedua sore ini, tim belum menemukan keberadaan korban dan kami berharap korban dapat segera ditemukan," ujarnya.




(fnr/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads