Kenapa Paskah Identik dengan Telur? Ini Penjelasannya

Kenapa Paskah Identik dengan Telur? Ini Penjelasannya

Eme Arapenta Tarigan - detikSumut
Senin, 30 Mar 2026 23:58 WIB
Telur paskah. (Pinterest)
Foto: Telur paskah. (Pinterest)
Medan -

Tak terasa sebentar lagi umat Kristiani akan merayakan hari Paskah. Jika hari Natal identik dengan pohon terang, maka hari Paskah identik dengan telur.

Telur-telur biasanya direbus dan diwarnai sesuai kreativitas anak-anak, serta ada juga tradisi berburu telur Paskah yang sebelumnya disembunyikan untuk memeriahkan perayaan Hari Paskah.

Lantas kenapa telur bisa menjadi ikon pada perayaan hari Paskah? Yuk simak artikel ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejarah Awal Telur Jadi Ikon Hari Paskah

Pada abad pertengahan, aturan berpuasa Prapaskah jauh lebih ketat dibandingkan sekarang ini. Dikutip dari laman catholicexahange, umat Kristen awal tidak hanya menghindari untuk memakan daging selama masa Prapaskah, tetapi mereka juga memantangkan untuk memakan telur ataupun olahan susu begitu puasa Prapaskah tiba.

Namun, pada saat itu ayam-ayam di peternakan terus bertelur. Agar telur tidak terbuang dengan percuma, mereka merebus telur tersebut agar awet lebih lama. Ketika hari Paskah tiba telur-telur inilah yang menjadi hidangan yang paling dinanti.

ADVERTISEMENT

Tradisi mewarnai telur juga berasal dari legenda kisah Kebangkitan Yesus itu sendiri. Dikatakan bahwa ketika Maria Magdalena mengunjungi makam Yesus Kristus pada hari ketiga, ia membawa sekeranjang telur. Sesampainya di sana, telur-telur yang dibawa oleh Maria Magdalena berubah menjadi merah.

Versi lain juga menyebutkan bahwa Maria Magdalena mendekati kaisar di Roma dengan sebutir telur di tangan untuk menyatakan Kebangkitan Tuhan, ia menggunakan telur sebagai simbol kehidupan baru yang muncul dari telur yang terlihat 'diam' dan 'mati'.

Kaisar menolak untuk percaya karena beranggapan Yesus tidak mungkin bangkit dari kematian. Seketika itu juga, telur tersebut berubah warna menjadi merah dan membuat terkejut sang kaisar. Hal inilah yang menjelaskan kenapa ada ikon yang menggambarkan Maria Magdalena memegang telur merah.

Makna Telur Bagi Umat Kristiani

Meskipun berbentuk sederhana, telur memiliki makna mendalam bagi umat Kristiani. Paskah dimaknai sebagai perayaan kebangkitan Tuhan Yesus dari kematian pada hari ketiga.

Bagi umat Kristiani, telur adalah simbolis paling sempurna untuk menggambarkan kebangkitan Yesus. Kulit telur diibaratkan sebagai makan batu tempat Yesus dimakamkan, ketika telur itu pecah menggambarkan Yesus yang bangkit dari kematian dan keluar dari makam-Nya.

Sama seperti anak ayam yang memecahkan kulit telur untuk memulai kehidupan baru, Yesus mematahkan belenggu maut untuk memberikan kehidupan yang kekal.

Telur juga direpresentasikan sebagai simbol kehidupan baru bagi umat Kristiani, telur nampak sebagai benda diam dan mati dari luar, akan tetapi terdapat kehidupan baru yang sedang tumbuh di dalamnya. Hal ini sesuai dengan janji Allah tentang kehidupan baru bagi manusia melalui pengorbanan dan kebangkitan Yesus Kristus. Seperti yang tertulis di kitab Yohannes 3:16 yang berbunyi:

"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Nah, itulah penjelasan mengenai mengapa telur sangat identik dengan perayaan Hari Paskah bagi umat Kristiani. Semoga bermanfaat ya!


Artikel ditulis Eme Arapenta Tarigan, Peserta Program Maganghub Kemnaker di detikcom

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Video: Detail Keindahan Telur Paskah Faberge yang Dilelang di London"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads