Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Atas Rel Kereta Api di Padang

Sumatera Barat

Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas di Atas Rel Kereta Api di Padang

Aisyah Luthfi - detikSumut
Rabu, 25 Mar 2026 18:01 WIB
Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di rel kereta api di Padang.
Seorang pria paruh baya ditemukan tewas di rel kereta api di Padang. (Foto: dok. Polsek Pauh).
Padang -

Warga Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di atas lintasan rel kereta api. Korban diduga kuat tewas akibat tertabrak kereta api angkutan barang.

Berdasarkan informasi yang diterima detikSumut, mayat tersebut ditemukan di jalur rel RT 06 RW 02, kawasan Perum Prakisindoaa, Rabu (25/3/2026). Usai dilakukan pendataan oleh pihak kepolisian, mayat tersebut diketahui bernama Kaslim (50), seorang buruh harian lepas yang berasal dari Tegal Kamulyan, Kecamatan Cilacap Selatan, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

Kapolsek Pauh, AKP Edi Harto, membenarkan adanya laporan penemuan mayat tersebut. Jajarannya langsung meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) setelah menerima laporan dari petugas keamanan kereta api.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kejadian bermula saat petugas Polsuska bernama Revanstevano (28) melakukan patroli rel rutin di sepanjang jalur Indarung sekitar pukul 03.00 WIB," ujar Edi Harto dalam keterangannya, Rabu (25/3).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut Edi mengatakan dalam penyisiran tersebut, saksi menemukan tubuh korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa tergeletak di atas rel kereta api. Saksi kemudian segera melaporkan temuan mengenaskan tersebut ke Polsek Pauh. Korban diduga tertabrak kereta api angkutan yang melintas dari arah Indarung menuju Teluk Bayur.

Personel Polsek Pauh yang tiba di lokasi langsung melakukan pendataan dan proses evakuasi. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Dr M Djamil Padang untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Pihak kepolisian saat ini masih melakukan pendalaman dan koordinasi, serta pemeriksaan saksi-saksi guna memastikan kronologi dan penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

"Perkembangan selanjutnya akan segera kami laporkan kembali," tutup Edi.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads