Seekor anak harimau Benggala yang masih berusia 8 bulan dilaporkan mati di Kebun Binatang Bandung atau Bandung Zoo. Kematian anak harimau tersebut dibenarkan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat (Jabar)
Humas BBKSDA Jabar Eri Mildranaya mengatakan pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan lengkap.
"Betul (mati), namun hasilnya belum kami dapatkan secara lengkap, setelah hasil periksa oleh dokter hewan," kata Eri, Rabu (25/3/2026) dikutip dari detikJabar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diketahui anak harimau Benggala yang mati itu bernama Hara. Dia lahir pada 12 Juli 2025, bersama saudaranya, Huru.
Sebelumnya kelahiran Hara dan Huru menambah koleksi baru di Bandung Zoo. Keduanya merupakan anak harimau Benggala yang lahir dari pasangan induk jantan bernama Sahrulkan dan betina Jelita.
Untuk mengetahui penyebab kematian anak harimau tersebut, Eri menyatakan, BBKSDA Jabar perlu melakukan pendalaman lebih lanjut. Proses nekropsi atau pemeriksaan terhadap bangkai satwa telah dilakukan.
Namun hasil pemeriksaan secara lengkap akan disampaikan setelah seluruh proses analisis oleh dokter hewan telah selesai.
"Lengkapnya nanti ketika hasil sudah kami dapatkan," pungkasnya.
Artikel ini telah tayang di detikJabar, baca selengkapnya di sini
(mjy/mjy)











































