Dalam ajaran Islam, ada amalan tertentu yang pahalanya tetap mengalir meski seseorang telah meninggal dunia. Amalan ini menjadi bekal berharga untuk menghadapi kehidupan setelah meninggal dunia.
Lantas, apa saja amalan yang dimaksud? Setidaknya ada tiga amalan yang dikenal memiliki pahala abadi, mulai dari sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, hingga doa dari anak saleh. Memahami dan mengamalkannya sejak dini menjadi langkah penting untuk meraih keberkahan yang tak terhingga.
Setiap manusia akan mengalami kematian. Allah SWT berfirman dalam surah Al Ankabut ayat 57,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ΩΩΩΩΩ ΩΩΩΩΨ³Ω Ψ°ΩΨ§Ϋ€ΩΩΩΩΩΨ©Ω Ψ§ΩΩΩ ΩΩΩΨͺΩΫ Ψ«ΩΩ ΩΩ Ψ§ΩΩΩΩΩΩΩΨ§ ΨͺΩΨ±ΩΨ¬ΩΨΉΩΩΩΩΩ
Artinya: "Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. Kemudian, hanya kepada Kami kamu dikembalikan."
3 Amalan yang Tak Terputus Pahalanya Meski Sudah Wafat
Amalan yang tidak terputus pahalanya meski seseorang meninggal dunia disebutkan dalam Syarah Riyadhus Shalihin oleh Imam Nawawi terjemahan Misbah. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda,
"Apabila anak Adam (manusia) telah meninggal dunia, maka terputuslah amalnya darinya, kecuali tiga perkara, yaitu sedekah jariyah (sedekah yang pahalanya terus mengalir), ilmu yang bermanfaat, atau anak saleh yang selalu mendoakannya." (HR Muslim)
Dikutip detikHikmah dari buku Hadis Madrasah Ibtidaiyah Kelas VI oleh Fida' Abdilah dan Yusak Burhanudin, berikut rincian dari tiga amalan yang pahalanya takkan putus setelah meninggal dunia.
1. Ilmu yang Bermanfaat
Amalan selanjutnya adalah ilmu yang bermanfaat. Artinya, ilmu seseorang tak hanya memberi manfaat bagi dirinya saja melainkan juga orang lain dan membawa kebaikan bagi maslahat.
Bukti nyata dari ilmu yang bermanfaat adalah seperti penulis yang membuat buku dan dipakai banyak orang. Selama buku itu digunakan, dibaca dan diambil manfaatnya, maka orang tersebut akan mendapat pahala meski dirinya telah wafat.
2. Doa Anak yang Saleh
Seorang anak sudah sepantasnya selalu mendoakan orang tua ketika hidup maupun setelah mereka tiada. Doa anak yang saleh merupakan salah satu amalan yang takkan putus dan sampai kepada orang tuanya.
Adapun, doa yang bisa dibaca oleh anak kepada orang tuanya adalah sebagai berikut:
Ψ§ΩΩΩΩΩΩ ΩΩ Ψ§ΨΊΩΩΩΨ±Ω ΩΩΩ ΩΩΩΩΩΩΨ§ΩΩΨ―ΩΩΩΩ ΩΩΨ§Ψ±ΩΨΩΩ ΩΩΩΩ ΩΨ§ ΩΩΩ ΩΨ§ Ψ±ΩΨ¨ΩΩΩΩΨ§ΩΩΩ Ψ΅ΩΨΊΩΩΨ±ΩΨ§
Allahummaghfirlii wa liwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaa nii shaghiraa.
Artinya: "Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, dan dosa kedua orang tuaku dan sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku di waktu kecil."
3. Sedekah Jariyah
Sedekah jariyah sangat bermanfaat bagi banyak orang. Mereka yang menunaikan sedekah jariyah pahalanya akan terus mengalir walau sudah meninggal.
Contoh dari sedekah jariyah yaitu membangun masjid atau musala, tempat belajar agama Islam, mewakafkan tanah atau kitab suci Al-Qur'an untuk kepentingan umat Islam, membuat sumber-sumber air yang dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat dan sebagainya.
Simak Video "Video: Pandangan Islam soal Foto Prewedding"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)











































