Sudah empat bulan setelah banjir besar menerjang sejumlah kawasan di Aceh Tamiang, Aceh. Begini kondisi Aceh Tamiang setelah empat bulan banjir.
Pantauan detikSumut, Sabtu (21/3/2026) akses jalan lintas Medan-Banda Aceh, Aceh Tamiang terpantau sudah normal. Namun, bekas banjir masih belum sepenuhnya hilang. Tampak sepanjang jalan kubangan mengering dan gersang.
Sepanjang jalan, tidak ditemukan lagi mobil rusak akibat banjir besar. Selain itu, pohon besar yang dibawa arus banjir juga tidak ada lagi kecuali di dekat area sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, tampak warga sudah beraktivitas seperti biasa di rumah masing-masing. Namun, jalanan masih terlihat kering efek dari bencana banjir di Aceh Tamiang.
Kondisi Aceh Tamiang setelah empat bulan banjir, Sabtu (21/3/2026). (Juita/detikcom) |
Salah seorang warga, Andhie, mengatakan Aceh Tamiang sudah pulih kembali dan aktifitas masyarakat sudah berjalan seperti sedia kala. Meskipun sudah pulih, sejumlah warga juga masih berada hunian sementara (Huntara).
"Aceh Tamiang sudah normal seperti biasanya, tinggal menyisakan kenangan peristiwa banjir dan dampak. Selain itu, sejumlah masyarakat juga masih berada di Huntara yang disediakan pemerintah," ungkapnya.
Selain itu, ia juga mengatakan usai empat bulan bencana banjir, sisa tanah banjir masih terlihat. Ia mengatakan jalanan tampak kekeringan dan hujan belum turun.
"Bencana sudah empat bulan lalu, sisa banjir bisa kita lihat di pinggiran sungai. Namun sepanjang jalan Aceh Tamiang sudah sangat membaik, palingan tanah kering keronta dan berdebu serta gersang," ungkapnya.
Sementara itu, Nurul, mengatakan bahwa kehidupan masyarakat kini perlahan kembali normal meski sempat menghadapi berbagai keterbatasan usai bencana.
"Allhamdulillah aktivitas sudah mulai kembali normal setelah bencana, warga sudah mulai beraktivitas seperti biasanya hingga akses keluar kota pun sudah lancar," imbuhnya.
Nurul mengatakan akses jalan ketika terjadi bencana di Aceh Tamiang dulu sangat sulit dijangkau. Ia sebut saat ini sudah normal dan hampir pulih semua.
"Jalanan sudah bagus, dulunya susah dijalani karena mengandalkan jalanan setapak. Saat ini, kita menunggu hujan saja agar tidak terasa panas dan gersang," pungkasnya.
Simak Video "Video: BNPB Ungkap Progres Pembangunan Hunian Tetap-Sementara di Sumatera"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)












































