Kapolri: Arus Mudik 2026 Naik 2,82%, 1,7 Juta Kendaraan Keluar dari Jakarta

Kapolri: Arus Mudik 2026 Naik 2,82%, 1,7 Juta Kendaraan Keluar dari Jakarta

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Sabtu, 21 Mar 2026 02:01 WIB
Foto : Suasana Kapolri meninjau Pos Terpadu pengamanan Mudik lebaran 1447 H Lapangan Merdeka, Kota Medan, Sumatera Utara. (Mhd Ilham Pradilla/detikSumut)
Foto: Foto : Suasana Kapolri meninjau Pos Terpadu pengamanan Mudik lebaran 1447 H Lapangan Merdeka , Kota Medan, Sumatera Utara. (Mhd Ilham Pradilla/detikSumut)
Medan -

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap arus mudik 2026 meningkat 2,82 persen. Sebanyak 1,7 juta kendaraan tercatat keluar dari Jakarta.

Listyo mengatakan total kendaraan yang keluar dari Jakarta mencapai 1.740.968 unit. Angka itu naik dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

"Sebanyak 1.740.968 kendaraan tercatat keluar dari Jakarta atau meningkat sekitar 2,82 persen dibandingkan Lebaran tahun sebelumnya," kata Listyo dalam keterangan pers, Jumat (20/3/2026) malam, di Pos Terpadu Mudik Lebaran 2026, Lapangan Merdeka, Medan, Sumatera Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peningkatan juga terjadi pada jumlah penumpang di berbagai moda transportasi. Di terminal, jumlah penumpang mencapai 1.160.398 orang atau naik 23,8 persen dibandingkan tahun lalu.

Sementara itu, di stasiun tercatat 1.429.364 penumpang atau meningkat 12,85 persen. Di bandara, jumlah penumpang mencapai 1.950.045 orang atau naik 0,81 persen. Adapun di pelabuhan tercatat 1.744.768 penumpang atau meningkat 2,53 persen dibandingkan Operasi Ketupat 2025.

ADVERTISEMENT

"Awalnya dari hasil survei diperkirakan terjadi penurunan, namun dalam realitasnya justru terjadi peningkatan," ujarnya.

Terkait rekayasa lalu lintas, Listyo mengatakan sistem one way nasional telah dihentikan sejak pukul 14.22 WIB. Kondisi lalu lintas disebut berangsur normal.

"Namun demikian, anggota tetap harus waspada, khususnya di wilayah Jawa atau jalur tol Jawa, terhadap potensi peningkatan arus kendaraan pascamalam takbiran dan salat Id," tuturnya.

Listyo juga menyebut waktu tempuh perjalanan dari Jakarta menuju Jawa Tengah mengalami perbaikan. Dari sebelumnya 6 jam 30 menit menjadi 6 jam 3 menit, kini kembali lebih cepat 42 menit menjadi 5 jam 21 menit.

Ia turut menyampaikan angka kecelakaan lalu lintas menurun 3,23 persen dibandingkan 2025, dari 1.301 kasus menjadi 1.259 kasus. Sementara angka fatalitas atau korban meninggal dunia turun 24,61 persen, dari 191 menjadi 144 orang.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads