Trump Ungkit Pearl Harbour saat Ditanya Wartawan Jepang Soal Serangan ke Iran

Internasional

Trump Ungkit Pearl Harbour saat Ditanya Wartawan Jepang Soal Serangan ke Iran

Tim detikSumut - detikSumut
Jumat, 20 Mar 2026 09:00 WIB
Perang Iran Memanas: Trump Ancam Luluh Lantakkan Total Rezim Iran
Donald Trump (Foto: DW (News)
Jakarta -

Momen tak biasa terjadi saat Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Gedung Putih. Dalam pertemuan itu, Trump sempat menyinggung peristiwa Pearl Harbor ketika ditanya alasan serangan terhadap Iran.

Pertemuan keduanya berlangsung pada Kamis (19/3) waktu setempat. Awalnya, Trump mendapat pertanyaan dari seorang jurnalis Jepang terkait alasan AS dan Israel tidak memberi tahu sekutu sebelum melancarkan serangan ke Iran pada 28 Februari lalu.

Menanggapi hal tersebut, Trump mengatakan bahwa pihaknya sengaja tidak memberikan informasi karena ingin menciptakan efek kejutan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami tidak memberi tahu siapa pun tentang hal itu karena kami menginginkan kejutan. Siapa yang lebih tahu tentang kejutan daripada Jepang, oke?" kata Trump di Ruang Oval Gedung Putih dilansir detikNews dari AFP, Jumat (20/3/2026).

Trump kemudian melanjutkan jawabannya dengan nada bercanda, sambil mengungkit serangan Pearl Harbor.

ADVERTISEMENT

"Mengapa Anda tidak memberi tahu saya tentang Pearl Harbor, oke?"," kata Trump.

Takaichi, yang menggunakan penerjemah, tidak memberikan tanggapan verbal, namun terlihat menahan reaksi dengan sedikit menggeser posisi duduknya.

Sebagai informasi, Kekaisaran Jepang pernah melancarkan serangan mendadak ke pangkalan utama AS di Pasifik, yakni Pearl Harbor di Hawaii, pada 7 Desember 1941. Serangan itu dimaksudkan untuk memberikan pukulan awal sebelum Amerika Serikat diperkirakan terlibat dalam Perang Dunia II.

Lebih dari 2.400 warga Amerika tewas dalam peristiwa tersebut, yang oleh Presiden Franklin D. Roosevelt disebut sebagai "kehinaan". Perang Dunia II kemudian berakhir setelah Amerika Serikat menjatuhkan dua bom atom di Jepang, yang menjadi satu-satunya penggunaan senjata nuklir dalam sejarah.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads