Jelang Lebaran, Volume Kendaraan Melintas di Tol Belmera-MKTT Naik

Jelang Lebaran, Volume Kendaraan Melintas di Tol Belmera-MKTT Naik

Felicia Gise - detikSumut
Kamis, 19 Mar 2026 16:12 WIB
Volume Kendaraan Melintas di Tol Belmera-MKTT Naik.
Volume Kendaraan Melintas di Tol Belmera-MKTT Naik. (Foto: Dokumentasi JNT/Regional Nusantara).
Medan -

Volume lalu lintas naik di Ruas Tol Regional Nusantara jelang Lebaran 2026. Peningkatan terjadi di Ruas Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT).

"Di Ruas Tol Belmera, tercatat jumlah volume lalin sebesar 670.521 kendaraan atau meningkat 1,21% dari total volume lalin normal yakni 662.512 kendaraan," ungkap Senior General Manager Jasamarga Nusantara Tollroad, Tyas Pramoda Wardhani, Kamis (19/3/2025).

Berdasarkan data tersebut, 176.374 kendaraan meninggalkan Kota Medan melalui GT Amplas. Angka tersebut meningkat 8,51% dibanding total volume lalin normal yaitu 162.541 kendaraan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara itu, sebanyak 159.670 kendaraan menuju Kota Medan melalui GT Amplas, meningkat sebesar 3,65% dibanding normal yaitu 154.051 kendaraan," sebutnya.

ADVERTISEMENT

"Di Ruas Tol MKTT, tercatat sejumlah 136.210 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 13,16% dibanding total volume lalin normal yaitu 120.367 kendaraan," sambungnya.

Dari data itu, 43.942 kendaraan masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu. Naik 17,29% dibanding total volume lalin normal yang melintas yakni 37.466 kendaraan.

"Tercatat juga 47.118 kendaraan menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu, meningkat 17,44% dibanding total volume lalin normal yaitu 40.122 kendaraan," ucapnya.

Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol untuk mengantisipasi perjalanan periode libur panjang Hari Raya Idulfitri 1447H/2026 dengan baik. Kendaraan dan pengendara diwajibkan dalam kondisi prima.

"Pastikan kecukupan BBM dan saldo uang elektronik serta mematuhi rambu-rambu serta arahan petugas di lapangan," pungkasnya.




(dhm/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads