Jelang Puncak Arus Mudik, Penumpang Terminal Amplas Medan Naik 35%

Jelang Puncak Arus Mudik, Penumpang Terminal Amplas Medan Naik 35%

Rechtin Hani Ritonga - detikSumut
Senin, 16 Mar 2026 21:40 WIB
Suasana di Terminal Amplas Medan (Rechtin Hani Ritonga/detikcom)
Foto: Suasana di Terminal Amplas Medan (Rechtin Hani Ritonga/detikcom)
Medan -

Penumpang di Terminal tipe A Amplas Kota Medan mengalami lonjakan hingga 35 persen satu minggu menjelang puncak arus mudik. Puncak arus mudik di Terminal Amplas diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026.

Pengawas satuan pelayanan Terminal tipe A Amplas, Eben Ezer mengatakan, kenaikan jumlah penumpang sudah terjadi sejak pekan lalu. Lonjakan penumpang ini tidak terlepas karena adanya program mudik gratis yang digelar Pemkot Medan dan Pemprov Sumatra Utara.

"Jadi dari tanggal 13 Maret itu sampai sekarang terjadi kenaikan berkisar 35 persen untuk penumpang. Begitu juga dengan bus, ada peningkatan sampai 20 persen. Peningkatan ini juga dipengaruhi adanya pelaksanaan mudik gratis yang diadakan Pemko Medan untuk tanggal 16-17. Dan dari provinsi sendiri juga mengadakan mudik gratis untuk 17-18-19. Mungkin berkisar dengan jumlah 7 ribuan penumpang," ujar Eben saat diwawancarai, Senin (16/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Di hari biasa penumpang Terminal Amplas sekitar 500 sampai 600 penumpang. Sementara di hari mudik bisa sampai 800 sampai 1.300," lanjut dia.

Menurut Eben, puncak keberangkatan arus mudik akan terjadi pada 18 Maret 2026 sementara kepulangan pada minggu terakhir di Bulan Maret.

ADVERTISEMENT

"Kalau musim mudik itu berkisar sejak 13 sampai 28 Maret. Untuk hari ini setiap pemberangkatan mencapai 60-70 bus yang diberangkatkan ke berbagai tujuan. Ke Sidimpuan, Batu Bara, Penyabungan, rata-rata arah ke jatuh pantai timur lebih dominan. Saya rasa gitu. Kalau menengok puncak balik kebiasaannya itu biasa di hari Minggu," katanya.

Eben menyebut, pihaknya juga berkoordinasi dengan perusahaan angkutan untuk mengantisipasi kekurangan armada pada puncak arus mudik.

"Kalau kami dari pihak terminal untuk antisipasi, kita juga berkoordinasi dengan pihak-pihak transportasi, baik dari para wisata untuk manakala ada kekurangan angkutan," pungkasnya.




(astj/astj)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads