Seekor ular piton sepanjang sekitar tujuh meter muncul di jalanan di Kabupaten Muna Barat, Sulawesi Tenggara (Sultra). Warga yang melihat hewan melata itu langsung menebasnya hingga mati.
"Ular itu panjangnya sekitar 7 meter, posisinya menyeberang di jalan raya," ujar warga bernama La Ode Gero kepada wartawan, Minggu (15/3/2026).
Ular tersebut muncul di jalan poros Desa Latompe, Kecamatan Lawa, Muna Barat, pada Sabtu (14/3) malam. Pengendara yang melintas sempat berhenti untuk melihat ular itu.
"Banyak yang berhenti karena kaget lihat ularnya besar sekali," ujarnya.
Gero mengatakan reptil tersebut merayap menyeberangi jalan. Tapi usai tersorot lampu kendaraan, ular berbalik arah dan masuk ke semak-semak.
"Waktu kena lampu kendaraan, ularnya langsung berbalik arah dan mau lari ke semak-semak," jelasnya.
Melihat ular hendak kabur, Gero lalu turun dari motor yang dikendarainya. Dia langsung mendekati ular itu dan menebasnya.
"Pas tubuhnya lewat di got, saya langsung ambil parang baru tebas bagian tengah badannya," ungkapnya.
Ular piton tersebut sempat bergerak usai terkena tebasan. Namun Gero kembali menebas bagian kepala ular hingga akhirnya reptil tersebut tidak lagi bergerak.
"Saya tebas lagi bagian kepalanya supaya tidak bergerak lagi," tuturnya.
Setelah dipastikan mati, ular piton tersebut dimasukkan ke dalam karung. Gero lalu mengangkat karung berisi ular itu ke atas sepeda motor miliknya untuk dibawa pulang.
"Setelah mati saya masukkan ke karung lalu saya bawa naik motor," pungkasnya.
Simak Video "Video: Petani di Buton Selatan Tewas Dililit Ular Piton 7 Meter"
(dhm/dhm)