Penjualan Tiket Bus Mudik di Binjai Mulai Meningkat

Penjualan Tiket Bus Mudik di Binjai Mulai Meningkat

Laila Syakira - detikSumut
Sabtu, 14 Mar 2026 03:00 WIB
Deretan bus antarkota di terminal di Binjai, Jumat (13/3/2026).
Foto: Deretan bus antarkota di terminal di Binjai, Jumat (13/3/2026). (Dok. Laila/detikSumut)
Binjai -

Penjualan tiket bus untuk perjalanan mudik Lebaran di Kota Binjai mulai mengalami peningkatan. Namun jumlah penumpang disebut belum seramai tahun lalu.

Petugas loket PT Putra Pelangi cabang Binjai, Diah mengatakan saat ini sudah ada peningkatan pembelian tiket dibanding hari-hari biasa. Meski begitu, jumlahnya masih belum signifikan.

"Kalau sekarang ada peningkatan dibanding hari biasa, tapi memang belum sebanyak tahun lalu. Tahun lalu sekitar H-10 Lebaran sudah banyak sekali yang beli tiket," kata Diah saat diwawancarai, Jumat (13/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan, untuk keberangkatan dari Binjai saat ini tujuan yang paling banyak diminati penumpang adalah Banda Aceh.

Menurutnya, harga tiket juga mengalami kenaikan setelah masa tuslah. Jika sebelumnya harga tiket menuju Banda Aceh berada di Rp 280 ribu, kini naik menjadi sekitar Rp 340 ribu.

ADVERTISEMENT

"Kenaikan ini karena biaya operasional juga sedang naik. Kami juga dapat info dari sopir kalau BBM lagi susah, antreannya panjang sekali," ujarnya.

Diah menambahkan, untuk sementara belum ada penambahan armada bus. Biasanya penambahan armada baru dilakukan mendekati puncak arus mudik.

"Penambahan armada biasanya dilakukan H-2 sebelum Lebaran sampai sekitar seminggu setelah Lebaran. Itu biasanya jadi puncak mudik," jelasnya.

Ia mengatakan pihak perusahaan juga rutin melakukan pengecekan dan perawatan kendaraan untuk memastikan kondisi bus tetap aman digunakan penumpang. Pengecekan dilakukan sebelum dan setelah bus sampai di tujuan.

"Perawatan memang selalu rutin. Sebelum berangkat dan setelah sampai tujuan pasti dicek. Untuk Lebaran ini juga sudah jauh-jauh hari dilakukan pengecekan secara rutin," katanya.

Sementara itu, staf PT Antar Lintas Sumatera (ALS) perwakilan Binjai, Sutrisno mengatakan kondisi penumpang di loketnya saat ini masih relatif sepi.

Ia menjelaskan, layanan bus ALS di Binjai lebih banyak melayani rute menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu. Namun calon penumpang yang ingin bepergian ke luar daerah tetap bisa melakukan pemesanan di loket tersebut sebelum diarahkan ke Medan.

"Kalau di sini memang tujuan utamanya ke Bandara Kualanamu. Tapi kalau mau ke luar daerah bisa pesan di sini, nanti diarahkan ke Medan," ujarnya.

Menurutnya, kondisi penumpang saat ini berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya yang biasanya sudah mulai ramai menjelang Lebaran.

"Biasanya keberangkatan setengah jam sekali dan selalu ramai. Tapi sekarang agak susah, memang banyak yang bilang ekonomi lagi susah sekali. Apalagi BBM juga lagi susah, jadi biaya bahan bakar kadang tidak tertutup dari biaya tiket penumpang," katanya.

Meski begitu, pihaknya memprediksi lonjakan penumpang akan mulai terlihat pada H-2 Lebaran hingga beberapa hari setelah Hari Raya.

Ia memperkirakan setelah Lebaran justru akan banyak penumpang yang menggunakan bus dari bandara menuju Binjai.

"Prediksinya nanti H-2 sampai setelah Lebaran baru mulai ramai. Setelah Lebaran kemungkinan banyak yang pulang dari bandara ke Binjai," jelasnya.

Sutrisno menambahkan, pihaknya juga rutin melakukan perawatan kendaraan. Selain itu menjelang Lebaran biasanya dilakukan pemeriksaan kendaraan atau ramp check oleh petugas perhubungan di terminal.

"Biasanya dekat Lebaran ada ramp check dari Dishub di Terminal Binjai untuk memastikan kondisi kendaraan aman. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh," pungkasnya.

Artikel ini ditulis oleh Laila Syakira peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads