Beberapa waktu lalu satu video penolakan paket Makan Bergizi Gratis (MBG) oleh pihak sekolah di SMA Negeri 2 Pamekasan viral di media sosial. Ini kata ahli gizi di Medan soal menu tersebut.
Dilansir dari detikJatim, dalam video tersebut, pihak sekolah menolak distribusi makanan tersebut karena dinilai tidak layak dibagikan kepada siswa. Penolakan dilakukan pada Senin (9/3/2026) untuk jatah MBG yang dirapel, yaitu Senin, Selasa, dan Rabu. Paket makanan tersebut berisi dua potong tempe, dua potong tahu, dan satu ekor lele yang masih mentah.
Ahli gizi, dr. Eka Febriyanti menilai makanan mentah seperti ikan lele ini tidak akan bertahan lama di suhu ruang. Ikan lele mentah hanya bisa bertahan maksimal satu jam sebelum mulai mengalami pembusukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau ikan lele mentah ya di suhu ruang ngga tahan. Satu jam maksimal itu sudah mulai pembusukan," ujarnya saat diwawancarai detikSumut, Kamis (12/3/2026).
dr. Eka menyebut Ikan lele mentah tersebut hanya bisa bertahan lama jika dimasukkan ke dalam freezer. Jika tidak, dalam dua jam saja kualitasnya sudah tidak baik.
"Kecuali dimasukkan ke dalam freezer baru bisa tahan beberapa bulan. Biasanya nggak lebih dari 2 jam udah nggak baik kualitasnya," lanjutnya.
dr. Eka juga menilai bahwa ikan lele mentah yang sudah berada dalam suhu ruang tersebut tentu akan mengalami pembusukan hingga kontaminasi yang dapat menyebabkan penyakit tertentu
"Kalau dikonsumsi tentu saja ada pembusukan, kontaminasi sehingga tidak sehat untuk dikonsumsi. Juga nanti menyebabkan penyakit dari makanan yang terkontaminasi," tutupnya.
Artikel ini ditulis oleh Rindi Antika peserta program Maganghub Kemnaker di detikcom.
(afb/afb)











































