Peringatan Prabowo Agar Warga Bersiap Hadapi Kesulitan Terkait Konflik Timteng

Peringatan Prabowo Agar Warga Bersiap Hadapi Kesulitan Terkait Konflik Timteng

Tim detikNews - detikSumut
Selasa, 10 Mar 2026 11:15 WIB
Prabowo Subianto (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Foto: Prabowo Subianto (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat untuk bersiap menghadapi kemungkinan kesulitan akibat konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah. Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia memiliki kekuatan besar untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut.

"Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar," kata Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di seluruh wilayah RI, termasuk di daerah terpencil yang digelar secara daring, dilansir detikNews, Senin (9/3/2026).

Prabowo menekankan bahwa pengelolaan kekayaan dan potensi nasional perlu dilakukan dengan lebih baik agar dapat dimanfaatkan secara maksimal bagi kesejahteraan masyarakat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dalam kesempatan ini, saya hanya ingin menyampaikan bahwa kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan," ujarnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pengelolaan tersebut harus diiringi dengan komitmen kuat dalam memberantas praktik korupsi. Menurutnya, berbagai penyalahgunaan wewenang menjadi penyebab kebocoran kekayaan negara.

ADVERTISEMENT

"Untuk itu, saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat. Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara," katanya.

Ia menambahkan bahwa kebocoran tersebut membuat banyak potensi kekayaan negara tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Padahal, sumber daya itu seharusnya bisa digunakan untuk memperkuat ketahanan nasional serta menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

"Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang. Kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun," ujarnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads