BBPJN Bangun Dinding Penahan di Puluhan Titik Jalan Amblas Sumut

BBPJN Bangun Dinding Penahan di Puluhan Titik Jalan Amblas Sumut

Finta Rahyuni - detikSumut
Senin, 09 Mar 2026 09:47 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo
Menteri PU Dody Hanggodo saat mengecek shotcrete di jalan lintas Rampah-Poriaha. (Foto: Finta Rahyuni/detikSumut)
Tapanuli Selatan -

Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara (Sumut) membangun dinding penahan di puluhan titik jalan yang amblas di Sumut. Saat ini, pengerjaan dinding penahan itu tengah berproses.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo sempat mengecek pembangunan dinding penahan di salah satu jalan amblas di jalan lintas Tarutung-Sibolga Desa Lobu Pining, Kecamatan Adiankoting, Tapanuli Utara (Taput), kemarin. Selain itu, Dody juga mengecek proses shotcrete atau penyemprotan beton ke tebing yang rawan longsor di jalan lintas Rampah-Poriaha, Kecamatan Tapian Nauli, Tapanuli Tengah.

"Ada puluhan ya, mungkin di atas 40-an titik (jalan amblas). Kita hanya bikin pondasi untuk menopang jalan yang amblas. Kalau jalannya dikembalikan lagi seperti semula, lebarnya seperti semula karena tanahnya kan bergerak, jadi ditahan pakai dinding penahan tanah," kata Kepala BBPJN Hardy Siahaan saat diwawancarai di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Senin (9/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hardy mengatakan pembangunan dinding penahan di Desa Lobu Pining diperkirakan rampung dalam kurun waktu 3-4 bulan. Pengerjaan puluhan dinding penahan ini dikerjakan secara bertahap. Dia menyampaikan bahwa jalan amblas itu kebanyakan berada di jalur Tarutung-Sibolga, Tarutung-Sipirok, hingga Batang Toru-Singkuang.

ADVERTISEMENT

"Satu titik sekitar 3 atau 4 bulan, dan nanti mulainya kan bertahap. Ada beberapa titik mulainya bersamaan, kemudian nanti setelah jadi, ini beberapa titik lagi," sebutnya.

Selain itu, pihaknya juga membangun shotcrete di belasan titik yang tebingnya rawan longsor, mulai dari jalur Tarutung-Sibolga hingga ke Tapsel dan Tapteng. Shotcrete ini untuk menahan agar tebing tidak longsor. Sebagian besar shotcrete ini ditargetkan rampung pada tahun ini.

"Jadi, beton yang ditembak gitu, jadi dinding yang longsor, lereng tebing yang longsor, kita perkuat dengan beton. Biar nggak longsor lagi. Kalau itu mungkin ada belasan titik ya. Kita upayakan tahun ini bisa sebagian besar selesai. Kalaupun ada yang karena mulainya mungkin bertahap, mungkin ada yang di semester 1 tahun depan," jelasnya.

Jalan Nasional Aman Untuk Dilewati Pemudik

Hardy mengatakan jalan-jalan nasional di Sumut juga sudah dalam kondisi yang baik, dan aman digunakan untuk pemudik. Meski begitu, pihaknya tetap menyiagakan alat berat di beberapa titik yang rawan longsor agar proses pembersihan material longsor bisa segera dilakukan.

"Kalau hujan ekstrem, itu kemungkinan ada (longsor). Kita juga ada posko, ada siaga petugas, alat berat, kemudian material untuk bantuan emergency kita siapkan," pungkasnya.




(fnr/dhm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads