Warga Tapteng Serbu SPBU Takut BBM Langka, Stok Dipastikan Aman

Warga Tapteng Serbu SPBU Takut BBM Langka, Stok Dipastikan Aman

Mhd Ilham Pradila - detikSumut
Kamis, 05 Mar 2026 23:59 WIB
Suasana SPBU di Tapteng. Warga berbondong-bondong menyetok BBM menggunakan jeriken (dok. humas Polres Tapteng)
Foto: Suasana SPBU di Tapteng. Warga berbondong-bondong menyetok BBM menggunakan jeriken (dok. humas Polres Tapteng)
Tapteng -

Puluhan warga Tapanuli Tengah (Tapteng) berbondong-bondong mengantre bahan bakar minyak (BBM) menggunakan jeriken. Antrean mengular terjadi di sejumlah SPBU. Diduga warga melakukan panic buying BBM karena khawatir terjadi kelangkaan akibat dampak perang Iran dengan Israel dan Amerika.

Salah seorang warga, MD Situmeang, mengatakan kekhawatiran itu muncul setelah mendengar informasi mengenai stok minyak nasional yang disebut terbatas.

"Soalnya sudah ada pernyataan dari Menteri EDM Bahlil Lahadalia bahwa stok minyak kita tidak lebih dari 20 hari ke depan. Jadi kami mempersiapkan diri," kata MD saat dikonfirmasi, Kamis (5/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Karena itu, ia memilih menyimpan stok BBM untuk mengantisipasi kemungkinan kelangkaan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

"Lebih baik kita stok daripada nanti langka. Seperti kemarin saat banjir bandang, kami tidak bisa beraktivitas, takutnya nanti ada penjarahan lagi," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Kasi Humas Polres Tapanuli Tengah, Dariaman, ketika dikonfirmasi, mengatakan pihaknya meminta warga tidak melakukan panic buying BBM. Ia memastikan stok BBM di wilayah tersebut masih aman berdasarkan keterangan Pertamina.

"Berdasarkan koordinasi dengan Depot Pertamina Sibolga, stok BBM untuk wilayah Tapteng dan sekitarnya sangat aman. Masyarakat tidak perlu terpengaruh isu berlebihan," kata Dariaman.

Dariaman, mengatakan pihaknya telah mengecek tujuh SPBU di wilayah Tapteng. Pengecekan dilakukan mulai dari jalur Pandan hingga jalur Barus. Dari hasil koordinasi tersebut diketahui stok BBM di Tapteng maupun Sibolga masih mencukupi hingga 10 hari ke depan, baik untuk jenis Biosolar maupun Pertalite.

"Stok di Depot Pertamina saat ini mencapai 5.500 kiloliter (KL) Pertalite dan 4.500 KL Biosolar. Jumlah ini cukup untuk meng-cover kebutuhan sembilan kabupaten/kota hingga 10 hari ke depan," kata Dariaman, Kamis (5/3/2026).

Dia menjelaskan antrean panjang di sejumlah SPBU di Tapteng terjadi karena kendala teknis, bukan karena kelangkaan BBM. Beberapa SPBU yang telah berkoordinasi di antaranya SPBU Lopian dan Muara Nibung. Kedua SPBU tersebut masih memiliki stok Pertalite dan Biosolar belasan hingga puluhan kiloliter. Dan SPBU Sibuluan Nalambok masih memiliki stok 19,8 KL Pertalite dan 15 KL Biosolar.

Adapun SPBU di jalur lintas Barus juga dilaporkan masih memiliki pasokan yang terkendali. Pengiriman BBM dari Depot Pertamina juga berjalan lancar.

"Hal itu murni kendala teknis, bukan kelangkaan barang," ujarnya.

Polres Tapteng memastikan akan terus memantau distribusi BBM selama bulan Ramadan. Hingga kini belum ditemukan lonjakan permintaan yang ekstrem maupun indikasi penimbunan.

"Kami minta warga tetap tenang menjalankan ibadah puasa dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya," pungkasnya.

Dariaman, mengatakan pihaknya telah mengecek tujuh SPBU di wilayah Tapteng. Pengecekan dilakukan mulai dari jalur Pandan hingga jalur Barus. Dari hasil koordinasi tersebut diketahui stok BBM di Tapteng maupun Sibolga masih mencukupi hingga 10 hari ke depan, baik untuk jenis Biosolar maupun Pertalite.

"Stok di Depot Pertamina saat ini mencapai 5.500 kiloliter (KL) Pertalite dan 4.500 KL Biosolar. Jumlah ini cukup untuk meng-cover kebutuhan sembilan kabupaten/kota hingga 10 hari ke depan," kata Dariaman, Kamis (5/3/2026).

Dia menjelaskan antrean panjang di sejumlah SPBU di Tapteng terjadi karena kendala teknis, bukan karena kelangkaan BBM. Beberapa SPBU yang telah berkoordinasi di antaranya SPBU Lopian dan Muara Nibung. Kedua SPBU tersebut masih memiliki stok Pertalite dan Biosolar belasan hingga puluhan kiloliter. Dan SPBU Sibuluan Nalambok masih memiliki stok 19,8 KL Pertalite dan 15 KL Biosolar.

Adapun SPBU di jalur lintas Barus juga dilaporkan masih memiliki pasokan yang terkendali. Pengiriman BBM dari Depot Pertamina juga berjalan lancar.

"Hal itu murni kendala teknis, bukan kelangkaan barang," ujarnya.

Polres Tapteng memastikan akan terus memantau distribusi BBM selama bulan Ramadan. Hingga kini belum ditemukan lonjakan permintaan yang ekstrem maupun indikasi penimbunan.

"Kami minta warga tetap tenang menjalankan ibadah puasa dan tidak terpancing isu yang tidak jelas sumbernya," pungkasnya.




(nkm/nkm)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads