Di tengah berbagai konflik dan ketegangan yang masih terjadi di sejumlah belahan dunia menimbulkan penderitaan kemanusiaan, Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho langsung menerbitkan dua Surat Edaran. Kedua surat edaran sebagai bentuk kepedulian dan seruan moral masyarakat demi kedamaian dunia.
Seruan dituangkan dalam dua Surat Edaran yang ditujukan kepada seluruh masyarakat Kota Pekanbaru. Surat edaran baik lintas agama maupun umat Islam yang saat ini tengah menjalani ibadah bulan Ramadan.
Melalui Surat Edaran Nomor 27/SE/2026 tentang Seruan Doa dan Refleksi untuk Kedamaian Dunia, Wali Kota Pekanbaru mengajak para pimpinan rumah ibadah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat lintas agama di Kota Pekanbaru untuk menghadirkan doa dan refleksi sesuai ajaran agama masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini diharapkan menjadi pengingat bersama tentang pentingnya jaga nilai kemanusiaan, memperkuat semangat kasih sayang, serta terus merawat kerukunan dan persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Kota Pekanbaru," kata Wali Kota Agung Nugroho, Rabu (4/3/3036).
Seiring dengan momentum Bulan Suci Ramadhan yang saat ini sedang dijalani oleh umat Islam, Wali Kota Pekanbaru juga menerbitkan Surat Edaran Nomor 26/SE/2026. Isinya ajakan Doa untuk Kedamaian Dunia pada Bulan Suci Ramadhan 1447 H.
Melalui edaran tersebut, pengurus masjid, musala, imam dan khatib di Pekanbaru diimbau mengajak jamaah memperbanyak doa bagi kedamaian dunia. Terutama usai solat fardhu, shalat tarawih, maupun shalat witir.
Doa tersebut diharapkan menjadi permohonan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala agar menghentikan pertumpahan darah dan menjauhkan umat manusia dari peperangan. Termasuk menurunkan keselamatan dan kedamaian bagi seluruh negeri.
Dalam edaran tersebut juga dianjurkan agar doa kedamaian disisipkan dalam qunut shalat witir, serta mengingatkan umat Islam untuk terus menjaga persatuan, menebarkan ketenangan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Ketika di berbagai tempat masih ada saudara-saudara kita yang hidup dalam ketakutan dan penderitaan akibat konflik, maka dari Pekanbaru kita ingin menghadirkan kepedulian, harapan, dan doa. Semoga Allah memberikan keselamatan dan kedamaian bagi dunia," kata Wali Kota.
Agung berharap Pekanbaru sebagai ibu kota Provinsi Riau dapat terus menjadi kota yang menghadirkan keteduhan dan juga persaudaraan. Bahkan menjadi contoh dalam merawat kerukunan dan nilai-nilai kemanusiaan.
(ras/afb)











































