Di tengah konflik di kawasan Timur Tengah, penerbangan umrah dari Batam, Kepulauan Riau (Kepri) menuju Jeddah, Arab Saudi, dipastikan tetap berjalan normal. Aktivitas keberangkatan dan kedatangan jemaah hingga kini tidak mengalami gangguan.
Pelaksana tugas (Pjs) Direktur Utama Bandara Internasional Batam (BIB) Annang Setia Budhi mengatakan operasional penerbangan umroh masih sesuai jadwal.
"Masih beroperasi normal. Seminggu dua kali, terdiri dari satu kali keberangkatan dan satu kali kedatangan," ujar Annang saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan, jadwal keberangkatan jamaah umrah dari Batam menuju Jeddah dilakukan setiap Sabtu. Sementara penerbangan kedatangan dari Jeddah ke Batam dijadwalkan setiap Rabu.
"Penerbangan tersebut dilayani oleh maskapai Lion Air dengan menggunakan pesawat Airbus A330," jelasnya.
Annang menegaskan, manajemen bandara terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait untuk memastikan operasional penerbangan internasional, khususnya rute umroh Batam-Jeddah, tetap aman dan lancar.
"Kita juga terus berkoordinasi dengan maskapai dan otoritas terkait untuk memantau situasi dan perkembangan yang terjadi," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Batam, Syahbudi, mengatakan pihaknya telah menyampaikan imbauan resmi kepada agen dan travel umroh terkait potensi penyesuaian jadwal penerbangan.
"Imbauan sudah kami sampaikan melalui media sosial agar berhati-hati. Dalam kondisi saat ini, beberapa penerbangan menuju dan dari Arab Saudi berpotensi mengalami penjadwalan ulang," ujarnya.
Ia menyebutkan, hingga kini belum ada laporan dari agen atau travel umroh di Batam yang menunda keberangkatan jemaah menuju tanah suci.
"Belum ada laporan penundaan. Yang jelas, masih ada pemberangkatan juga. Saya lihat masih ada yang berangkat," ujarnya.
(afb/afb)











































