Jadwal dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Ramadan 2026

Jadwal dan Batas Waktu Membayar Zakat Fitrah Ramadan 2026

Aisyah Luthfi - detikSumut
Sabtu, 28 Feb 2026 09:02 WIB
Concept of zakat in Islam religion. Selective focus of money and rice with alphabet of zakat on wooden background.
Foto: Getty Images/iStockphoto/Mohamad Faizal Bin Ramli
Medan -

Bulan suci Ramadan 1447 H di tahun 2026 ini kembali menjadi momen bagi umat Islam untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. Selain ibadah puasa, ada satu kewajiban finansial dan spiritual yang tidak boleh dilewatkan, yaitu zakat fitrah.

Zakat fitrah berfungsi sebagai penyucian diri dari hal-hal yang mengotori ibadah puasa serta sebagai bentuk kepedulian sosial. Kewajiban ini berlaku bagi setiap Muslim, laki-laki, perempuan, anak-anak, hingga dewasa, yang hidup pada malam Hari Raya Idul Fitri dan memiliki kelebihan dari kebutuhan pokoknya.

Namun, kapankah sebenarnya waktu membayar zakat fitrah yang paling tepat dan sah menurut syariat? Mari simak penjelasan lengkapnya agar ibadah detikers di tahun 2026 ini semakin sempurna.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalil Kewajiban Zakat Fitrah

Pelaksanaan zakat fitrah memiliki landasan syariat yang sangat kuat. Melansir laman Badan Amil Zakat Nasional, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 43 yang memerintahkan umat Islam untuk menunaikan zakat bersama dengan salat.

Secara khusus, Rasulullah SAW menegaskan aturan waktu pelaksanaannya dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim:

ADVERTISEMENT

"Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah sebanyak satu sha' kurma atau gandum atas setiap Muslim, baik budak maupun orang merdeka, laki-laki dan wanita, anak-anak dan orang dewasa, serta memerintahkan untuk membayarnya sebelum berangkat ke tempat shalat Idul Fitri."

Dalam hadis lain (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah), Rasulullah SAW juga mengingatkan bahwa zakat fitrah berfungsi menyucikan orang yang berpuasa dari perbuatan sia-sia dan perkataan kotor, serta menjadi makanan bagi orang miskin di hari kemenangan.

5 Pembagian Waktu Membayar Zakat Fitrah

Menurut pandangan mazhab Syafi'i, sebagaimana dijelaskan oleh para ulama (termasuk kajian dari Lembaga Bahtsul Masail PBNU), waktu pembayaran zakat fitrah terbagi menjadi lima kategori. Memahami kelima waktu ini sangat penting agar detikers tidak salah langkah di penghujung Ramadan 1447 H ini:

1. Waktu Mubah (Diperbolehkan)

Sejak hari pertama bulan Ramadan hingga akhir bulan. Kamu sudah bisa mulai menyalurkan zakat sejak awal puasa agar bisa segera dimanfaatkan oleh kaum fakir miskin, namun tidak sah jika dibayarkan sebelum Ramadan tiba.

2. Waktu Wajib

Dimulai sejak terbenamnya matahari pada hari terakhir Ramadan hingga memasuki awal bulan Syawal. Setiap Muslim yang mendapati waktu ini wajib menunaikan zakat fitrah.

3. Waktu Sunnah (Paling Utama)

Ini adalah waktu terbaik, yaitu sejak malam takbiran hingga pagi hari sebelum pelaksanaan shalat Idul Fitri.

4. Waktu Makruh

Membayar zakat setelah selesai shalat Idul Fitri hingga menjelang waktu Maghrib tanggal 1 Syawal. Zakatnya tetap sah, namun kehilangan keutamaan dan pahala sunnahnya.

5. Waktu Haram

Menunda pembayaran hingga lewat tanggal 1 Syawal (setelah matahari terbenam di hari raya) tanpa uzur syar'i (alasan yang dibenarkan agama). Pelakunya berdosa, dan zakat yang dibayarkan setelah batas ini dihitung sebagai qadha (pengganti).

Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Meskipun sudah menjadi rutinitas tahunan, masih banyak umat Islam yang keliru dalam menentukan waktu pembayaran. Beberapa kesalahan yang kerap terjadi antara lain:

1. Menunda hingga setelah shalat Id

Banyak yang beralasan sibuk atau lupa, padahal batas waktu utamanya adalah sebelum khatib naik mimbar shalat Idul Fitri.

2. Menganggap bisa dibayar kapan saja di bulan Syawal

Ini adalah pemahaman yang salah besar. Zakat fitrah memiliki tenggat waktu yang ketat dan berbeda dengan zakat mal.

Hikmah dan Keutamaan Menunaikan Zakat Fitrah Tepat Waktu

Membayar zakat fitrah di waktu yang tepat, terutama di waktu sunnah, menyimpan hikmah yang mendalam, di antaranya:

Menyucikan Diri dari Dosa

Menghapus kekurangan, perbuatan sia-sia, atau perkataan kotor selama berpuasa sebulan penuh.

Membantu Fakir Miskin

Memastikan saudara kita yang kurang mampu memiliki makanan yang cukup dan bisa ikut tersenyum bahagia merayakan Idul Fitri.

Menjaga Keseimbangan Sosial

Mencegah kesenjangan yang tajam dan menumbuhkan rasa empati serta solidaritas di tengah masyarakat.

Pastikan di Ramadan 1447 H ini, detikers tidak menunda-nunda kewajiban ini. Jadikan zakat fitrah sebagai penyempurna ibadah puasa dan wujud syukur atas nikmat usia dan rezeki dari Allah SWT. Semoga informasi ini bermanfaat, ya!

Halaman 2 dari 3


Simak Video "Video Info Rangkaian Agenda Ramadan di Masjid Istiqlal"
[Gambas:Video 20detik]
(astj/astj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads