Trump Tuding Iran Lagi Bikin Rudal yang Bisa Capai AS

Internasional

Trump Tuding Iran Lagi Bikin Rudal yang Bisa Capai AS

Rita Uli Hutapea - detikSumut
Rabu, 25 Feb 2026 18:31 WIB
Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump kembali menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang gabungan Kongres Amerika Serikat di Ruang DPR Gedung Capitol Amerika Serikat, Washington, D.C., Selasa (24/2/2026). Pidato ini menjadi pidato kenegaraan
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump (Foto: REUTERS/Kenny Holston)
Jakarta -

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menuduh bahwa Iran tengah mengembangkan rudal yang memiliki kemampuan untuk mencapai wilayah Amerika Serikat. Trump menyatakan bahwa Teheran tidak hanya memiliki senjata yang bisa mengancam Eropa dan pangkalan militer AS di luar negeri, tetapi juga sedang berusaha membuat rudal yang akan segera bisa mencapai Amerika Serikat.

"Mereka telah mengembangkan rudal yang dapat mengancam Eropa dan pangkalan kita di luar negeri, dan mereka sedang berupaya membuat rudal yang akan segera mencapai Amerika Serikat," kata Trump dalam pidato kenegaraannya pada hari Selasa (24/2) waktu setempat, dilansir detikNews dari kantor berita AFP, Rabu (25/2/2026).

Menurut laporan dari Badan Intelijen Pertahanan AS pada 2025, Iran memiliki kemungkinan untuk menghasilkan rudal balistik antarbenua yang layak secara militer pada tahun 2035 jika negara itu memilih untuk mengejar kemampuan tersebut. Namun, badan tersebut tidak mengonfirmasi apakah Iran telah benar-benar membuat keputusan itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini, Iran memiliki rudal balistik jarak pendek dan menengah dengan jangkauan sekitar 1.850 mil (3.000 kilometer). Sementara itu, daratan utama Amerika Serikat berada lebih dari 6.000 mil dari ujung barat Iran.

ADVERTISEMENT

Washington dan Teheran telah menyelesaikan dua putaran pembicaraan yang bertujuan mencapai kesepakatan mengenai program nuklir Iran untuk menggantikan perjanjian sebelumnya yang dibatalkan oleh Trump saat menjabat pada masa lalu. AS terus mendesak Iran untuk menghentikan pengayaan uranium, namun Trump juga menekan agar program rudal balistik Iran dan dukungan negara itu terhadap kelompok bersenjata di kawasan dihentikan - tuntutan yang ditolak oleh Iran.

Trump telah menempatkan pasukan militer AS di Timur Tengah, termasuk pengerahan dua kapal induk, berbagai kapal perang, pesawat tempur, dan aset lainnya. Ia juga berulang kali memperingatkan kemungkinan serangan militer terhadap Iran jika negosiasi tidak menghasilkan kesepakatan baru, dengan pembicaraan dijadwalkan berlanjut pada hari Kamis (26/2) mendatang.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads