Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) digelar di Kota Medan. Wali Kota Medan Rico Waas menyebutkan Rakernas ini menjadi ajang bertukar pikiran untuk menyelesaikan permasalahan perkotaan.
Hal itu disampaikan Rico Waas saat sambutan dalam pembukaan Pra Rakernas XVIII dan launching Indonesia City Expo ke-22 di Medan. Acara ini dihadiri sejumlah wali kota se-Indonesia dan Ketua Umum Apeksi Eri Cahyadi yang merupakan Wali Kota Surabaya.
Sebelum pembukaan, digelar rapat gabungan pengurus, dewan pengawas dan Ketua Komwil Apeksi hari ini. Rapat itu membahas program kerja dan keuangan tahun 2026, termasuk isu strategis lainnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan jika tema Rakernas XVIII Apeksi mengusung tema 'Kota Tangguh Bangsa Berdaulat'. Tema ini disebut untuk menyiapkan kota menjadi tangguh ke depannya.
"Hari ini pembukaan Prarakernas XVIII dan juga hari ini kita launching City Esco , di Rakernas XVIII ini kita ambil tema 'Kota Tangguh Bangsa Berdaulat', ini mengacu bagaimana kota kita nanti ke depan harus menjadi kota-kota yang tangguh," kata Rico Waas, Selasa (24/2/2026).
Tema ini berangkat dari pengalaman ketika bencana besar terjadi di penghujung tahun lalu. Kota disebut harus mampu tangguh menghadapi bencana hingga fiskal.
"Memulai kota haruslah menjadi kota yang tangguh, tangguh bencana, tangguh fiskal, tangguh budaya, tangguh teknologi, tadi disampaikan juga tangguh persampahan, tangguh juga tentang air bersih juga, jadi banyak ketangguhan yang kita butuhkan dalam sebuah kota, bahkan kita membutuhkan tangguh dalam pelayanan," ujarnya.
Dalam rapat tadi, Rico mengungkapkan jika mereka diskusi soal permasalahan kota. Mulai dari permasalahan parkir hingga masalah pendapatan asli daerah.
"Baru saja kita diskusi tentang begitu banyak permasalahan di kota kita, mulai dari pendapatan asli daerah kita, permasalahan teknologi, masalah parkir, masalah kebersihan, masalah PPPK bahkan, termasuk masalah kebencanaan," ucapnya.
Sehingga Rico Waas berharap Rakernas XVIII Apeksi yang digelar Juni 2026 menjadi wadah bertukar pikiran kepala daerah. Sehingga nantinya dapat menentukan bagaimana cara mengatasi permasalahan perkotaan yang ada.
"Bagaimana kita bertukar pikiran untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di kota-kota, oleh karena itu, kami berharap penuh pada Rakernas Apeksi nanti kita bisa mengakumulasi semua pikiran dan menetapkan apa game plan kita pada kota-kota yang ada di Indonesia ke depan," sebutnya.
Rangkaian Rakernas XVIII Apeksi nantinya bakal ada sejumlah forum pembahasan mulai dari masalah lingkungan hingga investasi. Kota Medan disebut bakal bersiap untuk menyambut puluhan wali kota yang bakal datang nantinya.
"Kota Medan sedang bersiap dan membuka diri dalam persiapan Rakernas Apeksi, kami berharap rangkaian Rakernas Apeksi ini bisa memberikan kesan penuh tentang bagaimana kita membawa Indonesia ke masa mendatang," tuturnya.
(nkm/nkm)











































