Mudik atau liburan saat Lebaran memang impian banyak orang, tapi harga tiket pesawat yang melambung tinggi seringkali bikin pusing tujuh keliling. Tenang, jangan menyerah dulu! Membeli tiket pesawat untuk high season seperti Lebaran memang butuh trik khusus.
Supaya anggaran mudik aman dan kamu tetap bisa bagi-bagi THR, yuk simak 9 tips berburu tiket pesawat murah berikut ini:
1. Pesan Tiket Jauh-Jauh Hari
Musuh terbesar harga tiket murah sudah tertunda. Semakin dekat waktu Anda memesan, semakin tinggi harga yang harus dibayar. Rahasianya, kunci tiketmu 1-2 bulan sebelumnya. Anggap saja ini seperti investasi untuk ketenangan hati agar kamu tidak perlu berebut kursi di saat-saat terakhir
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Berburu Tiket Promo
Jangan malas untuk scrolling! Maskapai sering mengirimkan promo tersembunyi melalui email newsletter atau aplikasi mereka. Aktifkan notifikasi harga untuk rute pilihanmu. Saat ada notifikasi harga turun, jangan pusing pikir lama, langsung beli saja!
3. Pesan di Hari Kerja (Weekday)
Percaya atau tidak, waktu pemesanan sangat mempengaruhi. Hindari memesan tiket di akhir pekan (Sabtu-Minggu). Anda ingin memesan di hari biasa, khususnya hari Selasa atau Rabu. Pada hari-hari tersebut, biasanya permintaan turun dan maskapai sering memberikan harga yang lebih murah.
4. Bandingkan Harga di Berbagai Platform
Cek harga di berbagai platform, itu bagus, tapi soal tiket, kamu harus melihat ke berbagai aplikasi. Bandingkan harga di satu platform dengan platform lainnya. Terkadang aplikasi yang berbeda, atau promo dari bank serta kode voucher yang berbeda juga bisa kamu gunakan.
5. Pesan Tiket Pulang-Pergi (PP) sekaligus
Pesan tiket pulang-pergi (PP) dalam satu kali pemesanan biasanya lebih murah karena sistem maskapai memberikan harga lebih hemat jika kamu membeli tiket PP sekaligus dalam satu nomor pemesanan. Selain lebih murah, cara ini juga membantu kamu menghindari masalah kehabisan tiket saat ingin pulang ke kota asal setelah Lebaran selesai.
6. Gunakan Maskapai yang Berbeda
Jangan terpaku harus pergi dan pulang dengan maskapai yang sama. Bisa jadi Maskapai A sangat murah saat berangkat, tapi Maskapai B lebih ramah di kantong untuk jadwal kepulangan. Berani mencampur dua maskapai berbeda bisa menyelamatkan sisa saldo ATM-mu.
7. Pilih Maskapai Berbiaya Rendah (LCC) Low Cost Carrier
Jika kamu tidak keberatan tanpa fasilitas makan atau bagasi besar, pilih maskapai berbiaya rendah atau Low Cost Carrier (LCC). Maskapai jenis ini memberikan harga dasar yang jauh lebih terjangkau. Pastikan kamu sudah menghitung berat barang bawaan agar tidak terkena denda bagasi yang mahal di bandara.
8. Manfaatkan Mode Incognito (Jendela Penyamaran)
Pernahkah kamu merasa harga tiket naik setelah memeriksa rute yang sama berulang kali? Itu karena situs travel tahu kamu sedang sangat membutuhkan. Gunakan mode penyamaran di browsermu agar pencarianmu tidak meninggalkan jejak digital. Dengan begitu, kamu selalu melihat harga asli, bukan harga yang sudah diubah oleh algoritma
9. Pilih Jam Penerbangan yang Kurang Populer
Tiket pesawat di pagi hari atau sore hari biasanya lebih mahal karena banyak orang yang menginginkannya. Pilih penerbangan tengah malam atau subuh. Meski terasa agak menakutkan, jam-jam keramat ini biasanya memberikan harga yang jauh lebih murah dibandingkan jam biasa.
Libur Lebaran tidak harus berakhir dengan dompet yang kosong. Dengan perencanaan yang baik dan sedikit teliti saat mencari tiket, kamu bisa mendapatkan harga terbaik untuk pulang ke kampung halaman atau berwisata.
Artikel ini ditulis oleh peserta magang kemnaker, Dwi Puspa Handayani Berutu di detik.com.
(afb/afb)











































