Kebakaran hebat terjadi di Jalan Sidodadi, Kota Pekanbaru. Terungkap lokasi terbakar ternyata diduga merupakan tempat penampungan bahan bakar minyak (BBM) ilegal.
Pantauan di lokasi, kebakaran terjadi sekitar pukul 12.15 WIB dan masih menyala hingga pukul 15.00 WIB. Petugas masih berjibaku di lokasi untuk menjinakkan api yang ada di bagian belakang gudang.
Selain api yang masih berkobar, terlihat di lokasi banyak drum dan baby tank hangus terbakar. Seluruhnya diduga berisi bahan bakar minyak jenis solar dan mengalir ke parit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Drum dan baby tank itu berada di belakang gudang dengan ditutupi seng setinggi dua meter. Sedangkan di bagian depan sengaja ditanami bibit kelapa sawit untuk kemuflase gudang bahan bakar minyak.
"Ini gudang BBM. Tadi minyak juga banyak ngalir ke parit, makanya petugas kesulitan memadamkan," kata Ali, seorang warga di lokasi, Minggu (22/2/2026).
Sementara itu Ketua RT setempat, Alfisah Daman mengatakan pemilik gudang yaitu Fendi. Gudang tersebut sudah beroperasi sejak 2 tahun terakhir.
"Pemilik namanya Bang Fendi, dia laporan sama saya. (Aktivitas) tidak pernah tahu," katanya.
Selain melapor, pemilik juga mengungkap gudang digunakan untuk bengkel. Namun terkait aktivitas gudang minyak, Ketua RT tidak pernah dapat laporan.
"Laporan bengkel mobil, dia kan ada usaha pengangkutan mobil. Korban jiwa tidak ada, memang ada kandang kambing di sebelah dan belum tahu gimana," kata Daman.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pekanbaru Darman Candra menurunkan delapan unit armada dan satu unit mobil rescue. Ia memastikan tak ada korban jiwa.
"Kami menurunkan delapan unit mobil pemadam dan satu unit rescuq. Korban sejauh ini tidak ada," kata Zarman.
Sedangkan terkait lokasi tersebut adalah gudang bahan bakar ilegal, Zarman tidak mau berkomentar banyak. Ia menyerahkan kepada aparat penegak hukum.
(ras/mjy)











































