Kawanan semut yang tiba-tiba muncul di rumah memang menjengkelkan. Sebab hewan kecil tersebut kerap membawa remahan makanan, bahkan gigitannya terkadang menyakitkan.
Terkadang penghuni rumah membasminya dengan cara menginjaknya. Namun oleh ahli cara tersebut tidak disarankan.
Dilansir detikProperti dari The Spruce, ketika semut mati karena diinjak, tubuhnya akan mengirimkan 'pesan' ke koloninya dan bisa saja meninggalkan bau. Contohnya pada semut kayu, mengeluarkan asam format yang baunya seperti cuka dan dapat menyebabkan iritasi kulit pada manusia.
Salah satu semut yang muncul di rumah adalah semut kayu atau carpenter ant. Ketika diinjak, maka semut itu akan mengeluarkan feromon untuk menunjukkan bahaya dan memberi tahu komunitas agar bergerak, melawan, dan mempertahankan diri.
Setelah itu, justru akan ada lebih banyak lagi semut datang ke rumah.
"Pada dasarnya mereka mengirimkan sinyal bahaya untuk memperingatkan koloni di dekatnya bahwa ada ancaman yang dirasakan," kata Louisa Messenger, seorang ahli entomologi medis dan profesor di Universitas Nevada, Las Vegas, dikutip dari The Spruce.
"Mereka datang untuk menyelidiki, membela diri, dan melakukan respons yang lebih terkoordinasi. Secara kontraintuitif, Anda justru berakhir dengan lebih banyak semut daripada yang Anda inginkan sejak awal," tambahnya.
Memang, bau yang ditinggalkan semut bisa dihilangkan dengan air sabun atau cuka. Namun hal itu berlaku pada jangka pendek saja, terlebih kalau di rumah ada banyak semut.
Semut kayu punya koloni atau 'pasukan' yang bisa dibilang super karena ada ratu, pekerja, dan semut pencari makanan yang bercampur satu sama lain sehingga sulit untuk dibasmi.
"Ini adalah sub-unit sarang yang tidak memiliki batas yang jelas. Mustahil untuk mengatakan bahwa Anda akan mencegah semua semut masuk. Begitu Anda membunuh satu subunit kecil, akan ada subunit lain yang menggantikannya, dan subunit-subunit itu terus berkembang," kata Brian L. Fisher, ketua entomologi di California Academy of Sciences, yang telah meneliti semut selama lebih dari 30 tahun.
Simak Video "Video: Semut Ternyata Bisa Lakukan Operasi Penyelamatan Nyawa!"
(mjy/mjy)