Viral sebuah video yang menampilkan sejumlah warga mengadakan tahlilan di depan rumah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo. Menanggapi hal tersebut, ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, memberikan penjelasan.
Dalam video yang beredar, terlihat warga duduk memenuhi ruas jalan di depan kediaman Jokowi di Jalan Kutai Utara No 1, Sumber, Banjarsari, Kota Solo. Mereka melafalkan bacaan tauhid serta memanjatkan doa untuk keselamatan presiden periode 2014-2024 tersebut.
"Semoga dia panjang umur, diberkahi kehidupannya dan kita semua warga Banyumas mendukung dengan sepenuhnya. Mudah-mudahan beliau kuat menghadapi fitnah, segalanya. Amin ya rabbal alamin," ujar salah satu perempuan dalam video tersebut, dilansir detikNews Kamis (19/2/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat dikonfirmasi, Syarif membenarkan adanya kegiatan tahlilan tersebut. Ia menyebut acara itu berlangsung pada 18 Januari 2026.
"Ya betul (tahlilan). Pada saat tanggal 18 Januari 2026 itu. Kita sambut dan terima surat maupun kehadirannya," terang Syarif.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Jokowi tidak berada di rumah saat itu. Pada pagi harinya, ia bertolak ke Jakarta untuk menghadiri sekaligus menjadi saksi pernikahan asisten pribadi Presiden Prabowo Subianto, Agung Surahman. Karena agenda tersebut, Jokowi tidak dapat menemui rombongan keluarga besar Pondok Pesantren Hidayatul Khalil dari Desa Rancamaya, Kabupaten Banyumas tersebut
"Akan tetapi di saat yang sama Bapak Jokowi pagi-pagi harus take off ke Jakarta untuk menghadiri dan menjadi saksi pernikahan Aspri Pak Prabowo, Mas Agung Surahman. Sebelumnya sudah kita sampaikan agenda Bapak Jokowi di waktu tersebut, tetapi mereka tetap memutuskan untuk datang," katanya.
Syarif menegaskan, Jokowi tidak mempermasalahkan niat silaturahmi dari keluarga besar ponpes tersebut. Mantan Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta itu disebut tidak merasa terganggu dengan kegiatan yang digelar di depan rumahnya.
"Bapak sama sekali tidak merasa terganggu," ucapnya.
Syarif juga membagikan sejumlah potongan video saat warga melangsungkan acara tersebut. Dalam salah satu cuplikan, terdengar perwakilan warga menyampaikan rasa terima kasih.
"Kami dari kalangan santri tentunya berbekal pada apa yang kami yakini, barang siapa yang tidak bisa berterima kasih kepada sesama, dia nggak mungkin bisa bersyukur kepada Tuhannya. Semua presiden adalah manusia, manusia itu sempurna ketika pribadinya melekat kelebihan dan kekurangan," ujar salah satu pria dalam video tersebut.
(nkm/nkm)











































