Gunung Marapi di Sumatera Barat (Sumbar), erupsi siang ini. Untuk menghindari dampak kesehatan, warga diminta menggunakan masker dan mewaspadai hujan abu.
Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Marapi yang berbasis di Kota Bukittinggi mencatat, letusan terjadi sekitar 31 detik yang disertai semburan abu vulkaik. Namun, ketinggian abu tidak terpantau maksimal, karena kondisi cuaca.
Petugas PGA Marapi, Ahmad Rifandi menjelaskan, letusan gunung terjadi sekitar pukul 10.53 WIB yang terekam di seismogram dengan amplitudo 30 milimeter.
"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 18 Februari 2026 pukul 10.53 WIB. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30 mm dan durasi 31 detik," kata Rifandi dalam keterangan yang diterima detikSumut.
"Tinggi kolom abu tidak teramati," tambah Rifandi.
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II atau waspada. PGA Marapi mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar Gunung Marapi tidak mendekati dan beraktivitas pada radius 3 kilometer dari kawah.
Selain itu, PGA juga merekomendasikan warga untuk selalu menggunakan masker.
"Jika terjadi hujan abu, masyarakat dihimbau untuk menggunakan masker guna menghindari gangguan saluran pernafasan," katanya lagi.
Simak Video "Video: Abu Gunung Marapi Sampai ke Tanah Datar, Warga Diimbau Pakai Masker"
(dhm/dhm)