Jalur lintas Sibolga-Tarutung, tepatnya di Desa Mardame, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) sempat terputus karena material longsor serta banjir menutupi badan jalan. Kini jalur tersebut sudah bisa dilalui.
"Sudah terbuka aksesnya," kata Kapolres Tapteng M Alan Haikel, Selasa (17/2/2026).
Alan mengatakan material longsor yang menutupi jalan sudah dibersihkan. "Secara keseluruhan sudah dibersihkan dan sudah bisa dilalui," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kata Alan, jalur lintas Sibolga-Tarutung via Poriaha juga sudah bisa dilalui. "Untuk arus lalu lintas dari Tarutung-Sibolga via Poriaha sudah bisa dilalui," jelasnya.
Sebelumnya, Alan mengatakan bahwa material longsor itu merupakan material longsor lama yang terbawa banjir hingga menutupi jalan. Alat berat pun langsung diturunkan untuk membersihkan material longsor tersebut.
"Itu material longsor lama terbawa aliran air hujan," kata Alan saat dikonfirmasi detikSumut, Senin (16/2) malam.
Bupati Tapteng Masinton Pasaribu mengatakan banjir terjadi di seluruh kecamatan di Tapteng. Selain itu, ada juga akses jalan dan jembatan yang terputus.
"Banjir di semua kecamatan, hujannya merata," kata Masinton, Senin malam.
Masinton mengatakan banjir itu menggenangi rumah warga. Selain itu, beberapa aliran sungai juga meluap.
(nkm/nkm)
