Ramadan bakal segera tiba. Sebuah momen yang dinantikan umat Islam untuk menggencarkan ibadah. Menyambut bulan suci, kamu bisa menyiapkan ruang salat khusus alias musala di rumah.
Punya ruang khusus untuk beribadah membantu menghindari berbagai gangguan di rumah, seperti suara bising, orang berlalu-lalang, dan kotoran. Dengan begitu, kamu bisa lebih nyaman dan khusyuk beribadah.
Lantas, bagaimana cara menyiapkan musala di rumah? Melansir detikProperti, simak langkah-langkahnya berikut ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tips Sulap Kamar Jadi Musala di Rumah
Berikut langkah-langkah menyulap kamar manapun menjadi musala.
1. Bersihkan Ruangan
Kebersihan adalah salah satu aspek penting dalam Islam. Penghuni bisa salat di berbagai ruang asalkan bersih. Untuk itu, pastikan agar membersihkan tempat ibadah ya.
Biasanya sajadah dipakai sebagai alas agar tempat salat bersih. Selain menggunakan sajadah, sebaiknya siapkan tempat penyimpanannya dekat tempat salat. Taruh laci atau wadah dekat tempat salat untuk menyimpan sajadah dan alat salat lain tetap bersih.
2. Pastikan Arah Kiblat
Jangan lupa untuk mengecek arah kiblat saat menyiapkan musala. Pakaai kompas atau aplikasi khusus untuk mencari arah kiblat di kamar atau sudut ruang yang dipilih.
"Syaratnya adalah kebersihan dan menghadap kiblat. Sisanya adalah hal-hal yang akan membantu kita mencapai kerendahan hati saat berdoa," kata Lama Zibdeh, pemilik toko dekor Home Synchronize dikutip dari apartment therapy, Senin (9/2/2026).
3. Hindari Lokasi Ramai Orang Lalu-lalang
Musala semestinya tempat yang tenang dan damai supaya penghuni bisa berkonsentrasi saat melakukan ibadah. Sebaiknya musala terhindar area yang sering dilalui penghuni lain.
Dalam ajaran Islam, tak boleh lewat langsung di depan orang yang sedang salat. Oleh karena itu, biasanya tempat salat menghadap tembok atau jendela kata Zibdeh.
4. Dekorasi yang Kalem
Agen realestat dan pemilik Z4U-Real Estate Zulikha Hussain mengingatkan bahwa sifat rendah hati merupakan sebuah kebajikan dalam Islam. Meski tidak wajib, hal itu dapat direpresentasikan melalui pemilihan dekorasi musala.
"Pada akhirnya Anda terhubung dengan Tuhan. Jadi ketika duduk dan berdoa, Anda ingin bisa merasakan kerendahan hati itu," kata Hussain.
Coba hindari warna-warna mencolok dan mengganggu untuk interior musala. Cara ini membantu penghuni merasa tenang dan damai selama ibadah.
5. Gunakan Apa yang Ada
Tak ada standar tempat salat selain bersih dan menghadap kiblat. Bahkan, tidak seluruh rumah punya tempat terpisah hanya untuk salat.
Untuk itu, musala tidak perlu dibikin mewah. Gunakan saja apa yang sudah dimiliki di rumah buat bikin salat lebih khusyuk.
Sering kali, musala dihias dengan kaligrafi Islami pada dinding, rak buku Islami beserta Quran, atau memajang tasbih. Menurut Hussain, semua itu sebagai tambahan saja.
(dhm/dhm)











































