Ratusan murid SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, diduga mengalami keracunan karena menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Hingga hari ini masih ada murid yang dirawat di rumah sakit.
"Masih ada yang dirawat di rumah sakit di dua rumah sakit," kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV Salman saat dihubungi, Rabu (11/2/2026).
Salman menjelaskan jika sebagian murid sudah pulang ke rumah. Namun kembali ke rumah sakit karena masih mengeluh kesakitan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini masih ada yang keluar masuk, jadi anak-anak ada yang sempat pulang balik lagi," ujarnya.
Ada beberapa ciri-ciri yang dialami oleh murid yang diduga keracunan MBG. Seperti mual, muntah, diare, hingga pusing.
Baca juga: Prabowo Klaim AS Lagi Pelajari MBG |
"Mual-mual, muntah-muntah, diare, sama pusing," ucapnya.
Berdasarkan penjelasan Kepala SMK Swasta HKBP Sidikalang, menu MBG di hari Senin (9/2) adalah ayam. Saat itu, ada sebagian ayam yang belum matang dan cenderung basi.
"Menurut laporan kepala sekolah kalau yang hari Senin yang menimpa sekolah HKBP ayam, pengakuannya ada yang belum matang dan cenderung basi," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, 159 murid SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, diduga mengalami keracunan karena menyantap makanan bergizi gratis (MBG). Kepala Badan Gini Nasional (BGN) Regional Sumatera Utara (Sumut) Agung Kurniawan mengaku masih menunggu hasil pemeriksaan Labkesda Sumut.
Agung Kurniawan mengatakan jika murid SMK Swasta HKBP Sidikalang mengkonsumsi MBG kemarin siang pukul 11.00 WIB. Para murid kemudian mulai mual-mual sejak Senin pukul 23.00 WIB hingga tadi pagi pukul 10.00 WIB.
"Teman-teman di HKBP itu mengkonsumsi MBG nya di hari Senin jam 11 (pagi) dan mulai mereka merasa mual-mual itu di jam 11 malam dan puncaknya tadi pagi jam 10," kata Agung Kurniawan saat dihubungi, Selasa (10/2).
Pihaknya belum dapat menyebutkan jika ratusan murid itu keracunan MBG. Sebab belum ada hasil dari Labskesda Sumut soal adanya Escherichia coli (Ecoli).
"Makanya ku bilang kita belum bisa mengatakan itu adalah kontaminasi pangan, hasil temuan-temuan kita dan lab dari Labskesda Sumut itu belum membilangkan bahwasanya ada temuan terkait E.coli nya," ujarnya.
Agung menjelaskan jika mereka masih menunggu hasil pemeriksaan lab. Sehingga pihaknya hingga saat ini belum dapat memastikan apakah keracunan karena MBG.
"Kalau informasi yang sudah dikeluarkan tim Labkesda sudah eligible baru kita sampaikan itu adalah hal keracunan pangan, Kalau pandangan ku belum bisa kita sampaikan belum bisa kita bilang itu keracunan makanan, karena mereka hari ini tidak makan MBG," jelasnya.
SPPG Sidikalang 3 sebagai pemasok MBG ke SMK Swasta HKBP Sidikalang disebut dihentikan operasionalnya mulai besok. Surat pemberhentian operasional sudah keluar hari ini.
"SPPG nya itu sementara sudah ditutup per besok, hari ini keluar suratnya," tuturnya.
Simak Video "Video: 25 Orang di Kalbar Keracunan MBG Seusai Santap Ikan Hiu Goreng"
[Gambas:Video 20detik]
(niz/mjy)











































