NasDem Soal Wacana Prabowo 2 Periode: Masuk Akal

NasDem Soal Wacana Prabowo 2 Periode: Masuk Akal

Tim detikNews - detikSumut
Senin, 09 Feb 2026 23:58 WIB
NasDem Soal Wacana Prabowo 2 Periode: Masuk Akal
Saan Mustopa (Foto: dok. istimewa)
Jakarta -

Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa, merespons dukungan yang mendorong Presiden Prabowo Subianto menjabat selama dua periode. Ia menilai gagasan tersebut cukup masuk akal, mengingat tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Prabowo yang dinilai tinggi selama lebih dari setahun terakhir.

"Kan nggak ada masalah sebelumnya, kalau dilihat dari approval rating hari ini kan hampir 80 persen tingkat kepuasan," kata Saan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dilansir detikNews, Senin (9/2/2026).

Sebagai Wakil Ketua DPR, Saan memandang pencapaian tersebut menjadi salah satu faktor yang memicu munculnya wacana perpanjangan masa jabatan Prabowo menjadi dua periode. Ia menegaskan hingga saat ini tidak terlihat hambatan terhadap wacana tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi apa yang dilakukan Pak Prabowo satu tahun lebih ini kan berarti juga mendapatkan apresiasi dengan approval rating tingkat kepuasan tinggi, dan tentu ya membahagiakan semua dengan approval rating yang ada," tambahnya.

"Makanya dengan pertimbangan-pertimbangan itu wacana 2 periode itu kan ya masuk akal ya," imbuh dia.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, gagasan mengenai dua periode masa jabatan Prabowo juga disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno. Namun, ia menegaskan bahwa penentuan calon wakil presiden akan bergantung pada simbiosis dan kerja sama antarpartai.

"Saya kira Pak Zulkifli Hasan, ketua umum saya, pun dari awal sudah mengatakan bahwa PAN itu tidak ada urusan untuk permasalahan siapa yang akan kita dukung nanti di pilpres yang akan datang. Kita sudah tiga kali mendukung Bapak Presiden Prabowo, satu-satunya partai loh di luar Gerindra, yang konsisten mendukung Bapak Prabowo tiga kali dalam tiga pilpres," kata Eddy kepada wartawan di DPR RI, Jakarta, Kamis (5/2).




(nkm/nkm)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads