Ramadan selalu datang membawa getar yang berbeda. Di bulan inilah waktu terasa melambat sekaligus dipercepat oleh rindu-rindu akan sahur pertama, tarawih berjamaah, dan lantunan ayat suci yang menggema di masjid.
Memasuki Februari 2026, pertanyaan "berapa hari lagi puasa Ramadhan dimulai?" mulai ramai di benak umat Islam. Pertanyaan ini bukan sekadar hitung mundur kalender, melainkan tanda bahwa kesadaran spiritual mulai terbangun menyambut bulan penuh keberkahan.
Bagi detikers yang ingin mempersiapkan diri, berikut adalah hitung mundur (countdown) terbaru per hari ini, Senin, 9 Februari 2026, lengkap dengan prediksi jadwal versi Pemerintah dan Muhammadiyah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hitung Mundur, Puasa Tinggal 9 atau 10 Hari Lagi?
Di tahun 2026, penetapan awal Ramadan oleh pemerintah dan Muhammadiyah berpotensi berbeda. Muhammadiyah menetapkan puasa sehari lebih awal dari prakiraan jadwal pemerintah. Berikut hitungan mundurnya jika dihitung dari hari ini, Senin, 9 Februari 2026.
1. Versi Muhammadiyah (Sisa 9 Hari)
Mengacu pada Maklumat Nomor 2/MLM/1.0/E/2025, Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026. Penetapan ini didasarkan pada perhitungan hisab hakiki wujudul hilal oleh Majelis Tarjih dan Tajdid.
Adapun perayaan Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.
Hitung Mundur: Terhitung sejak Senin, 9 Februari 2026, puasa Ramadan versi Muhammadiyah tinggal 9 hari lagi.
2. Versi Pemerintah (Sisa 10 Hari)
Pemerintah memprakirakan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia terbitan Kemenag RI. Namun, kepastian mulai 1 Ramadan akan ditetapkan usai sidang isbat yang akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026.
Hitung Mundur: Jika mengacu pada prakiraan tanggal 19 Februari, maka puasa versi pemerintah tinggal 10 hari lagi (estimasi berdasarkan selisih 1 hari dari versi Muhammadiyah).
Penentuan Awal Ramadhan 2026: Metode dan Jadwal Sidang Isbat
Perbedaan tanggal ini terjadi karena perbedaan metode penetapan awal bulan Hijriah:
Metode Muhammadiyah
Menggunakan hisab hakiki wujudul hilal. Prinsipnya, awal bulan ditetapkan ketika posisi hilal sudah berada di atas ufuk saat matahari terbenam tanpa menunggu terlihat atau tidaknya hilal.
Ketetapan ini tertuang dalam Maklumat Nomor 02/MLM/I.1/B/2025.
Metode Pemerintah & NU
Menggunakan metode rukyatul hilal (pengamatan visibilitas bulan). Nahdlatul Ulama (NU) melalui Lembaga Falakiyah akan melakukan pengamatan pada 17 Februari 2026 menggunakan teleskop dan perangkat optik modern.
Jadwal Sidang Isbat
Kepastian jadwal versi pemerintah akan diputuskan melalui Sidang Isbat yang dijadwalkan pada:
- Hari/Tanggal: Selasa, 17 Februari 2026.
- Lokasi: Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.
- Waktu: Mulai pukul 16.00 WIB.
Sidang ini akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar dan dihadiri oleh perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, hingga perwakilan negara sahabat.
Jadwal Sholat Tarawih Pertama 2026
Karena adanya potensi perbedaan awal puasa, maka jadwal pelaksanaan sholat tarawih pertama pun berbeda:
- Versi Muhammadiyah: Tarawih pertama dilaksanakan pada Selasa malam, 17 Februari 2026 (setelah sholat Isya).
- Versi Pemerintah (Prakiraan): Tarawih pertama dilaksanakan pada Rabu malam, 18 Februari 2026 (setelah sholat Isya).
Prediksi Jadwal Lebaran Idul Fitri 2026
Berdasarkan perhitungan kalender, bulan Ramadan 2026 diprediksi akan berlangsung selama 30 hari penuh, baik menurut pemerintah maupun Muhammadiyah. Berikut prediksi tanggal Hari Raya Idul Fitri 1447 H:
- Versi Muhammadiyah: Jumat, 20 Maret 2026.
- Versi Pemerintah: Sabtu, 21 Maret 2026.
Terlepas apakah Ramadan dimulai tanggal 18 atau 19 Februari, hitung mundur ini adalah kesempatan untuk menata niat. Sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 183, puasa diwajibkan agar manusia bertakwa.
Imam Al-Ghazali dalam Ihya' Ulumuddin menegaskan bahwa hakikat puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga lisan, pandangan, dan hati dari segala hal yang menjauhkan manusia dari Allah.
Mari manfaatkan sisa waktu yang ada untuk mempersiapkan fisik dan batin sebaik mungkin menyambut Ramadan 2026.
Simak Video "Video Hasil Hisab Kemenag: 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)











































