Harapan Keluarga soal Kasasi Vadel Badjideh

Harapan Keluarga soal Kasasi Vadel Badjideh

Febryantino Nur Pratama - detikSumut
Minggu, 08 Feb 2026 14:30 WIB
Harapan Keluarga soal Kasasi Vadel Badjideh
Foto: Febri/detikhot
Jakarta -

Vadel Badjiden mengajukan kasasi atas vonis 12 tahun penjara di kasus persetubuhan dan aborsi terhadap anak Nikita Mirzani, LM. Pihak keluarga pun menaruh harapan besar pada kasasi tersebut.

"Kasasi. Iya, nunggu update dari Kak Oya (pengacara). Insyaallah, bismillah" ujar Kakak kandung Vadel, Martin Badjideh, dikutip detikHot.

Sementara itu, menjelang bulan Ramadan, keluarga Vadel mengaku merasakan beban emosional yang semakin berat. Namun, doa sang ibu disebut menjadi kekuatan utama bagi mereka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mama sih yang kencang banget doanya. Yang selalu kalau kita lagi di rumah, atau lagi di meja makan, suka dengerin dia nangis. Nyesek di hati," ungkap Martin dengan suara lirih.

Ia mengatakan keluarga kerap mencoba menenangkan sang ibu di tengah situasi sulit ini.

ADVERTISEMENT

"Kadang kita samperin, 'tenang Ma, semuanya ada jalannya, nggak ada yang nggak mungkin," tuturnya.

Martin mengakui bulan puasa tahun ini akan terasa berbeda bagi keluarga mereka.

"Berat dirasa, cuman memang kita mesti jalanin. Mesti harus ada ikhlas di dalam diri. Karena di dalam kesulitan itu bareng sama kemudahan, itu yang kita pegang," katanya.

Bintang pun memastikan keluarga akan tetap menjenguk Vadel selama bulan Ramadan hingga Lebaran.

"Selalu. Bismillah selalu. Semoga dikasih sehat sama Allah biar masih bisa support Vadel," ujar Bintang.

Selain itu, Martin juga mengungkapkan kondisi emosional Vadel saat sempat bertemu dengan keponakannya setelah dipindahkan dari Cipinang. Menurutnya, pertemuan tersebut justru menjadi momen yang sangat berat bagi sang adik.

"Sudah sempat dipertemukan. Cuma saya nggak mau sering, karena dia paling drop kalau keponakan datang. Dia nggak kuat," kata Martin.

Pertemuan tersebut hanya terjadi dua kali. Setelahnya kondisi mental Vadel disebut menurun.

"Habis itu minggu depannya kita ketemu, dia kayak rada nge-down. Dia suka nanya, 'keponakan datang nggak?' Kalau nggak, ya sudah, makin down. Itu pasti nyentak di batin dia," tutup Martin.




(astj/astj)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads