Panda Ya Ya Kini Gemuk dan Sehat di China, Dulu Kurus Memperihatinkan

Internasional

Panda Ya Ya Kini Gemuk dan Sehat di China, Dulu Kurus Memperihatinkan

bonauli - detikSumut
Minggu, 08 Feb 2026 09:30 WIB
Panda Ya Ya Kini Gemuk dan Sehat di China, Dulu Kurus Memperihatinkan
Foto: (Douyin)
Jakarta -

Seekor panda raksasa bernama Ya Ya tengah menjadi pembicaraan hangat di media sosial Tiongkok karena perubahan fisiknya yang drastis. Ya Ya, yang kini berusia 25 tahun, sebelumnya sempat memprihatinkan karena tubuhnya yang sangat kurus saat dipinjamkan ke Amerika Serikat.

Ia menghabiskan waktu selama dua dekade di Kebun Binatang Memphis sejak 2003, sebelum akhirnya pulang ke kampung halamannya pada April 2023. Kekhawatiran publik sempat memuncak ketika foto-foto Ya Ya yang tampak kurang gizi dan menderita masalah kulit tersebar luas.

Dilansir detikTravel dari laporan Shin Min Daily News, saat baru mendarat di China, berat badannya hanya mencapai 75 kg. Namun, setelah mendapatkan perawatan intensif selama lebih dari dua tahun di Kebun Binatang Beijing, kondisi Ya Ya berubah total.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam unggahan video terbaru dari Kebun Binatang Beijing pada 30 Januari, Ya Ya tampak jauh lebih bugar dengan berat badan yang naik menjadi 95 kg serta bulu yang kembali lebat. Ia terlihat sangat menikmati lingkungannya sambil bersantai di bawah sinar matahari. Perubahan positif ini disambut haru oleh para netizen.

ADVERTISEMENT

Seorang netizen berkomentar, "Ya Ya telah banyak berubah sejak kembali ke Tiongkok. Berat badannya bertambah dan menjadi jauh lebih sehat," ujarnya.

Netizen lainnya juga menyampaikan apresiasi kepada pihak pengelola dengan mengatakan, "Terima kasih kepada semua staf di Kebun Binatang Beijing karena telah mengizinkan kami melihat Ya Ya, yang begitu sehat dan gemuk."

Sebelumnya, pihak Kebun Binatang Memphis sempat berdalih bahwa kondisi fisik Ya Ya dipengaruhi oleh faktor genetika. Namun, penurunan kesehatan Ya Ya serta kematian mendadak pasangannya, Le Le, akibat penyakit jantung pada Februari 2023, sempat memicu ketegangan diplomatik dan tuduhan penelantaran dari publik Tiongkok.

Kini, Ya Ya telah memulai hidup baru yang lebih sejahtera di China sebagai bagian dari kesuksesan "diplomasi panda". Harapannya, kondisi buruk yang pernah dialami Ya Ya tidak terulang kembali pada panda-panda lain yang berada di luar negeri.




(afb/afb)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads