Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan ganda bagi masyarakat Sumatera Barat untuk hari ini, Kamis, 29 Januari 2026. Berdasarkan data terbaru dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau dan Stasiun Maritim Teluk Bayur, potensi cuaca ekstrem mengintai baik di wilayah daratan maupun perairan.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan maupun nelayan yang hendak melaut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada siang hingga sore hari.
Peringatan Dini Cuaca Daratan: Status WASPADA di 2 Wilayah
BMKG menetapkan status WASPADA (Kuning) terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Fokus peringatan dini hari ini berlaku untuk wilayah:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
- Kab. Pesisir Selatan
- Kab. Dharmasraya dan sekitarnya.
Fase Cuaca Harian: Siang Hari Periode Kritis
Berikut rincian prakiraan cuaca daratan sepanjang hari:
Pagi Hari (07.00 - 10.00 WIB)
Langit Sumbar umumnya diawali dengan kondisi berawan hingga cerah berawan. Wilayah dataran tinggi seperti Lima Puluh Kota dan Bukittinggi mungkin mengalami udara kabur, namun belum menunjukkan tanda hujan signifikan.
Siang hingga Sore Hari (13.00 - 16.00 WIB)
Waspada! Hujan dengan intensitas Sedang hingga Lebat disertai Petir diprediksi mengguyur hampir merata di seluruh wilayah, meliputi: Pasaman Barat, Pasaman, Agam, Payakumbuh, Bukittinggi, Padang Pariaman, Tanah Datar, Padang Panjang, Kab. Solok, Kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya, Solok Selatan, hingga Kota Padang.
Malam Hari (19.00 - Dini Hari)
Intensitas hujan mulai menurun menjadi ringan. Namun, pengendara tetap diminta waspada terhadap jalanan basah dan licin.
Suhu & Kelembaban
Suhu udara berkisar 17Β°C - 31Β°C, dengan kelembaban sangat tinggi mencapai 66% - 99%.
Update Cuaca Maritim: Gelombang Tinggi Mencapai 4 Meter
Kondisi di perairan Sumatera Barat juga terpantau kurang bersahabat. BMKG Maritim Teluk Bayur merilis peringatan gelombang tinggi yang berbahaya bagi kapal feri dan nelayan.
1. Peringatan Gelombang Tinggi (2.5 - 4.0 Meter)
Kondisi laut kategori Tinggi diprediksi terjadi di wilayah perairan kepulauan:
Β· Perairan Barat Siberut: Gelombang tinggi terjadi sepanjang hari.
Β· Perairan Timur Sipora: Waspada gelombang tinggi terutama pada pagi hari.
Β· Perairan Timur Pagai: Gelombang tinggi konsisten terjadi dari pagi hingga sore.
2. Gelombang Sedang (1.25 - 2.5 Meter) di Pesisir
Wilayah perairan dekat pantai (Coastal) juga perlu waspada gelombang kategori Sedang:
Β· Perairan Agam - Pasaman Barat.
Β· Perairan Padang - Padang Pariaman.
Β· Perairan Pesisir Selatan.
3. Potensi Badai Guntur di Laut
Selain gelombang, potensi hujan petir di laut dapat membatasi jarak pandang secara tiba-tiba, khususnya di Perairan Barat Siberut (siang hari) dan Perairan Pesisir Selatan (sore hari).
Menyikapi kondisi cuaca hari ini, melalui edaran resminya BMKG menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat untuk menghindari area terbuka saat petir menyambar dan waspadai potensi pohon tumbang akibat angin kencang saat hujan lebat.
Selain itu, nelayan & nakhoda diminta untuk menunda aktivitas melaut jika melihat awan gelap (Cumulonimbus) yang berpotensi memicu angin kencang dan gelombang tinggi dadakan. Kapal feri dan tongkang diimbau ekstra hati-hati di perairan Mentawai.
Pantau terus pembaruan informasi cuaca resmi melalui kanal sosial media @bmkgminangkabau dan website maritim BMKG. Selamat beraktivitas dan tetap utamakan keselamatan, detikers!
(nkm/nkm)











































