Terpopuler Sepekan

Mobil Relawan Dibobol Maling-9 Orang Tewas Tertabrak KA

Finta Rahyuni - detikSumut
Minggu, 25 Jan 2026 11:00 WIB
Foto: Mobil relawan asal Banten yang diduga dibobol Maling di Medan. (Foto: dok. media sosial)
Medan -

Berbagai peristiwa dan kasus kriminal terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dalam sepekan terakhir. Misalnya, soal mobil relawan asal Banten yang dibobol maling hingga sembilan anggota keluarga yang tewas tertabrak kereta api.

Dua kejadian itu membuat heboh dan menarik perhatian masyarakat. Kedua peristiwa ini juga viral di media sosial.

Seperti apa kronologi kedua kejadian itu? Berikut detikSumut kembali ulas rangkumannya:

1. Mobil Relawan Asal Banten Dibobol Maling

Mobil relawan asal Banten dibobol maling saat berada di Kota Medan, sepulang dari lokasi bencana di Aceh.

Vera (29), rekan dari para relawan tersebut mengatakan peristiwa itu terjadi di Jalan Karya Bakti I, Lingkungan I, Kecamatan Medan Polonia, Senin (19/1/2026). Saat kejadian, para relawan itu baru saja pulang dari Aceh dan singgah beristirahat di rumah Vera.

"Ini kan relawannya dari Banten, dari Aksi Semangat Peduli," kata Vera, Selasa (20/1).

Vera menyebut para relawan ini ke Aceh untuk mendirikan dapur umum dan berbagi Al quran serta perlengkapan salat. Vera menyebut sudah seperti saudara dengan para relawan ini. Alhasil, sebelum pulang ke Banten, dirinya mengajak para relawan untuk singgah ke rumahnya di Jalan Karya Bakti itu.

Para relawan itu, kata Vera, tiba sekira pukul 02.00 WIB. Setibanya di Medan, para relawan pun bertamu ke rumah Vera dan mobil berisi barang-barang kebutuhan relawan itu diparkirkan di pinggir jalan.

Mereka pun mengobrol hingga waktu subuh. Lalu, sekira pukul 06.00 WIB, para relawan hendak mengambil barang mereka di mobil. Setibanya di mobil, para relawan melihat mobil sudah dalam kondisi berantakan.

Vera dan teman relawannya pun kaget melihat kondisi itu. Setelah dicek, ternyata mesin genset, tas dan sejumlah pakaian mereka telah hilang.

Kepala Lingkungan (Kepling) I Kelurahan Sari Rejo, Kecamatan Medan Polonia, Khairul Aswad mengatakan usai menerima informasi itu, Khairul pun langsung menuju lokasi dan menemui para relawan itu. Berdasarkan informasi yang diterimanya dari relawan itu, harga genset itu mencapai Rp 17 juta.

"Mereka menelepon saya, saya langsung sigap, saya datang ke rumah mereka," kata Khairul saat dikonfirmasi detikSumut, Selasa (20/1).

Setelah kejadian itu, Khairul bersama sejumlah warga lainnya pun berupaya untuk mencari keberadaan genset yang dicuri tersebut. Khairul dan sejumlah warga menyisir beberapa lokasi.

Belakangan ada warga yang menemukan genset dan pakaian itu, lalu menyerahkannya kepada Khairul untuk diserahkan kembali kepada para relawan tersebut.

Lalu, Khairul pun membawa genset itu ke rumah Vera, tempat para relawan tersebut beristirahat. Namun, ternyata saat itu para relawan tersebut telah melanjutkan perjalanannya. Alhasil, genset itu diserahkan Khairul kepada Vera.



Simak Video "Video: KA Sribilah Utama Tabrak Truk Sawit di Asahan, Sopir Tewas"


(fnr/dhm)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork