Wireless Rampasan Perang, Bukti Peran Komunikasi dalam Perjuangan Kemerdekaan

A. Fahri Perdana Lubis - detikSumut
Senin, 19 Jan 2026 21:20 WIB
Foto: Wireless Sets yang jadi koleksi di Museum Perjuangan Medan (A.Fahri Perdana Lubis/detikcom)
Medan -

Sebuah perangkat komunikasi lawas bernama Wireless Sets menjadi salah satu koleksi penting yang dipamerkan di Museum Perjuangan Medan. Alat ini menjadi saksi bagaimana teknologi komunikasi berperan besar dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya di wilayah Sumatera Utara.

Dalam keterangan arsip Museum Perjuangan Medan disebutkan bahwa Wireless Sets merupakan alat komunikasi milik tentara Sekutu yang digunakan di wilayah Medan Area pada tahun 1946.

"Wireless Sets adalah jenis alat komunikasi milik tentara Sekutu yang digunakan di daerah Medan Area pada tahun 1946," tulis arsip Museum Perjuangan Medan.

Arsip museum mencatat, alat komunikasi tersebut berhasil dirampas oleh pasukan pejuang kemerdekaan dari pesawat buatan Amerika Serikat dengan nomor seri 19 MK II dan memiliki jangkauan hingga 100 kilometer. Setelah dirampas, perangkat ini kemudian digunakan oleh pejuang Indonesia hingga tahun 1950.

"Setelah dirampas oleh pasukan pejuang kemerdekaan, Wireless Sets ini dipergunakan sampai tahun 1950," lanjut keterangan museum.

Perampasan dan pemanfaatan alat komunikasi militer lawan menunjukkan bahwa pejuang Indonesia tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga strategi dan penguasaan teknologi. Sejarawan Nugroho Notosusanto dalam tulisannya tentang Revolusi Fisik Indonesia menyebutkan bahwa komunikasi menjadi faktor krusial dalam mengoordinasikan perlawanan terhadap pasukan Sekutu dan Belanda.

"Keberhasilan perjuangan bersenjata sangat ditentukan oleh kelancaran komunikasi antar-unit dan pimpinan perjuangan," tulis Nugroho Notosusanto.



Simak Video "Mengunjungi Keindahan Mata Air Bah Tio, Sumatera Utara "


(astj/astj)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork