Toko Pokemon di AS Dirampok Komplotan Bersenjata, Kartu Langka Dibawa Kabur

Internasional

Toko Pokemon di AS Dirampok Komplotan Bersenjata, Kartu Langka Dibawa Kabur

Yulida Medistiara - detikSumut
Jumat, 16 Jan 2026 19:03 WIB
Toko Pokemon di AS Dirampok Komplotan Bersenjata, Kartu Langka Dibawa Kabur
Foto: Ilustrasi. (Getty Images/mahiruysal)
Jakarta -

Toko Pokemon di New York, Amerika Serikat (AS) dirampok komplotan pria bersenjata. Para perampok berhasil mencuri beberapa kartu Pokemon berharga dan sejumlah barang lainnya yang diperkirakan nilainya mencapai 100.000 USD.

Dilansir detikNews dari AFP, Jumat (16/1/2026), berdasarkan gambar yang dibagikan pihak toko menunjukkan seorang pria bertudung dan mengenakan pakaian serba hitam mengarahkan pistol ke seseorang yang duduk dengan tangan terangkat.

Media AS mengatakan beberapa kartu yang dicuri para komplotan tersebut bernilai hingga 5.500 USD.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diketahui, kartu Pokemon yang menampilkan karakter 'monster kecil' menarik perhatian dan menjadi buruan anak-anak, penggemar hingga kolektor dewasa. Kartu Pokemon itu diproduksi hingga berjumlah miliaran, dan beberapa diantaranya dijual dengan harga jutaan dolar.

Pada awal bulan ini, perampokan bersenjata lainnya di California juga berhasil mencuri kartu Pokemon senilai sekitar 300.000 USD.

ADVERTISEMENT

Polisi New York mengatakan mereka menerima laporan peristiwa perampokan itu pada Rabu malam. Berdasarkan laporan terdapat tiga orang pria telah memasuki toko The Poke Court di Manhattan.

Komplotan perampok itu datang dengan menunjukkan senjata api dan mengancam beberapa orang.

"Mereka kemudian mengambil beberapa barang dagangan, uang tunai, dan telepon," kata seorang juru bicara kepolisian New York.

Belum ada penangkapan yang dilakukan.

Sementara itu, pemilik The Poke Court, Courtney Chin dalam sebuah video yang diunggah di Instagram mengatakan bahwa semua pelanggan dan staf selamat. Hal itu dia sampaikan di depan etalase toko yang telah hancur.

Toko tersebut juga mencantumkan beberapa kartu yang dicuri, masing-masing disimpan dalam wadah plastik pelindung yang disebut "slab" yang memverifikasi keasliannya.

Adapun kartu-kartu yang dicuri termasuk kartu karakter Pokemon terkenal seperti Pikachu, tikus kuning besar dengan ekor berbentuk petir.

Ketika perampokan terjadi, beberapa orang berada di toko Manhattan untuk menghadiri acara komunitas.

"Hobi ini seharusnya menjadi tempat yang aman dan ramah, dan meskipun kartu dapat diganti, tidak seorang pun seharusnya mengalami hal ini," tulis toko tersebut di Instagram.

Karakter dari game Pokemon telah diadaptasi menjadi film, serial animasi, dan berbagai macam merchandise.

Waralaba ini menghasilkan pendapatan lisensi sebesar $12 miliar pada tahun 2024, menurut publikasi khusus License Global -- lebih banyak daripada raksasa mainan Mattel.

Baca selengkapnya di sini

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Detik-detik Toko Pokemon di AS Dirampok, Kartu Langka Dicuri"
[Gambas:Video 20detik]
(mjy/mjy)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads