Liburan impian ala Gen Z tak harus bikin dompet jebol. Dengan strategi menabung yang kreatif, konsisten, dan memanfaatkan teknologi digital, rencana jalan-jalan tetap bisa terwujud tanpa mengorbankan kebutuhan sehari-hari.
Mahasiswi di Medan, Hani (20), sudah merencanakan liburan sejak jauh hari. Ia bahkan membuat tabungan khusus untuk pergi liburan.
"Aku selalu pisahin uang liburan di rekening sendiri. Jadi nggak kecampur sama uang jajan. Setiap dapat uang, langsung aku sisihin walaupun cuma Rp 20.000," kata Hani saat ditemui, Senin (13/1/2026).
Menurut Hani, menabung sedikit tapi rutin jauh lebih efektif dibanding menunggu punya uang besar. Dalam tiga bulan, ia mengaku bisa mengumpulkan dana cukup untuk liburan singkat bersama teman-temannya.
Tentukan Target Sejak Awal
Bagi Gen Z, menentukan tujuan liburan sejak awal menjadi langkah penting agar lebih semangat menabung. Mulai dari memilih destinasi, menghitung biaya transportasi, hingga estimasi pengeluaran selama di lokasi.
"Kalau targetnya jelas, kita jadi tahu harus nabung berapa. Jadi nggak asal simpan, tapi memang ada tujuannya," ujar Hani.
Cara ini juga membantu menghindari pengeluaran yang tidak perlu karena fokus pada tujuan utama.
Nabung Harian dan Kurangi Jajan Impulsif
Sementara itu, Arfin (22) pegawai swasta, memilih metode menabung harian. Ia menyisihkan sebagian uang makan atau uang kopi setiap hari untuk dimasukkan ke tabungan liburan.
"Biasanya aku nabung Rp 15.000 sampai Rp 25.000 per hari. Lumayan kalau dikumpulin sebulan. Aku juga ngurangin jajan kopi, soalnya itu paling cepat bikin bocor," kata Arfin.
Menurutnya, pengeluaran kecil yang sering justru lebih terasa dampaknya dibanding pengeluaran besar yang jarang.
Simak Video "Video: Cara Sederhana Biar Gaji Tidak Habis di Tengah Jalan"
(astj/astj)